Saat Peti Mati Akan di Turunkan,Keluarga Ini Kaget Muncul Kaki dari Dalam Liang Lahat,Merinding!
Suasana pemakaman memang sudah semestinya berlangsung dalam keadaan sedih.Apalagi itu merupakan pemakaman dari anggota keluarga yang paling dicintai
TRIBUNSUMSEL.COM -- Suasana pemakaman memang sudah semestinya berlangsung dalam keadaan sedih.
Apalagi itu merupakan pemakaman dari anggota keluarga yang paling dicintai.
Namun pemakaman yang dilakukan oleh keluarga Butler mendadak jadi horor dan mengerikan.
Sebagaimana diberitakan oleh News.com.au (12/8/2017) sebuah keluarga merasa ngeri dan trauma saat mengubur kakek mereka.
Itu terjadi setelah mereka menemukan kaki mayat yang membusuk dan menonjol ke dalam lubang kuburannya.
Kemungkinan ini adalah mayat dari lubang kuburan sebelahnya.
Sandra Butler mengubur ayahnya Cleveland Butler (85 tahun) di Mount Holiness Memorial Park di New Jersey.
Suasana berkabung berubah menjadi horor dan mengerikan.
"Ini adalah situasi yang sangat traumatis, pertama berurusan dengan kehilangan ayah saya dan kemudian ini," ujar Sandra Butler mengatakan kepada New York Daily News.
"Aku bahkan tidak bisa melihatnya. Itu terlalu banyak dan tidak ada yang mengatakan apapun kepada kami," tambahnya.
"Itu terlihat seperti bisnis biasa bagi mereka. Mereka hanya membuang kotoran di petak seperti biasa, seperti tidak ada artinya bagi mereka," kata Sandra yang geram pada pengelola pemakaman.
Lebih parah lagi, seorang pekerja pemakaman menjatuhkan gagang teleponnya dan sebungkus rokok ke lubang kuburan.
Ini membuat mereka harus mengambilnya dengan garu.
Cleveland Butler menderita stroke fatal dan keluarga tersebut berkumpul pada hari Jumat lalu untuk memberinya pemakaman yang layak.
Anaknya, Alonzo, mengatakan seseorang memotret gambar mengerikan itu.
"Kami semua melihat ke bawah dan kami melihat apa yang tampak seperti kaki dan kaki manusia yang terbungkus plastik, dengan kain melilitnya, mencuat di atas peti mati ayah saya," kata Alonzo.
Namun, pemilik Mount Holiness James Shmergel mengatakan bahwa cerita tersebut telah gagal total.
"Apakah itu layak diberitakan? Di pemakaman? "Tanya Mr Shmergel. "Tidak juga."
Petugas pemakaman Bill Plog, yang mulai bekerja di Mount Holiness pada tahun 1983, juga kurang bersimpati.
"Ada peti mati," katanya.
"Ini memburuk. Kamu bisa membeli lemari besi beton, tapi orang lain tidak mau. Kuburan itu sudah ada di tahun 1969...Sangat disayangkan hal ini terjadi, tapi ini kuburan." begitu kata Petugas pemakaman Bill Plog.(TribunStyle.com/Rifan Aditya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/viral_20170813_150541.jpg)