Murid SD Hilang Sepulang Sekolah, Diduga ini Penyebabnya
Dari pulang sekolah murid SD Negeri Muara Kulam menghilang sekitar pukul 11.00 wib hingga sore ini belum ditemukan, Rabu (9/8/2017).
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Dari pulang sekolah murid SD Negeri Muara Kulam menghilang sekitar pukul 11.00 wib hingga sore ini belum ditemukan, Rabu (9/8/2017).
Murid SD tersebut yakni Soibah (6) dia diduga jatuh dari jembatan gantung dan tenggelam diarus sungai Rawas.
Karena di Kelurahan Muara Kulam, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Muratara itu terdapat dua dusun yang terhubung oleh jembatan gantung.
Sehingga setiap beraktifitas keluar dusun pasti melintasi jembatan, dan kebetulan keluarga Soidah tinggal didusun lama di seberang sungai.
Kepada Tribunsumsel.com, melalui telepon, Putri kakak korban menceritakan bahwa adiknya (Soibah) itu harusnya pulang sekolah sekitar pukul 11.00 wib, biasanya bersama rombongan teman sekolahnya.
Namun, dirinya curiga dan khawatir karena sudah jam 11 lewat adiknya masih belum pulang, sehingga langsung mencari kerumah temannya tidak ada dan dirumah nenek juga kosong.
Karena mencari ditempat teman sekolah dan keluarga masih tidak ditemukan, akhirnya minta bantuan masyarakat untuk mencarinya.
Ada yang mencari disungai adapula mencari didarat, namun setelah mencari disungai ditemukan jilbab milik adiknya yang tersangkut dipinggir sungai.
"Adik (Soibah) saya ini sekolah diseberang sungai duduk di kelas 1, sehingga setiap hari harus melalui jembatan gantung jika jam pulang sekolah, jadi saya menduga dia jatuh dari jembatan karena jembatan gantung yang biasa ditempuh ini ada bagian yang rusak atau lantainya bolong," katanya.
Dikatakan Putri, sebelumnya sudah pernah ada warga yang jatuh dari jembatan tersebut saat melintas, karena ada warga lain yang melihat sehingga langsung ditolong.
"Nah, kemungkinan karena adik saya ini pulangnya sendiri saya kira dia terpeleset dari jembatan dan terjatuh kesungai dan tidak ada yang melihatnya, karena telah ditemukan jilbabnya dipinggir tebing disekitar bawah jembatan," katanya.
Sementara, Lurah Muara Kulam, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Muratara, Safi'i membenarkan adanya murid SD Negeri Muara Kulam yang hilang sejak pulang sekolah hingga menjelang magrib belum ditemukan.
"Memang diduga jatuh dari jembatan gantung saat sepulang sekolah, namun setelah dicari disepanjang aliran sungai Rawas di Muara Kulam tidak ditemukan, untuk antisipaai adapula sebagian warga yang mencari didarat," katanya.
Menurut dia, saat pencarian di tepi sungai Rawas telah ditemukan jilbab yang diduga milik korban (Soibah), namun ada kemungkinan besar jilbab tersebut hanya mirip dan bukan milik korban.
"Mengenai kondisi jembatan lantainya bagus, cuman ada dibagian pagar penghadang pinggir yang lepas dan ada juga bagian lantai yang rusak," ujarnya.
Sedangkan, Camat Ulu Rawas, Kabupaten Muratara, H Asim Nurdin, juga membenarkan adanya murid SD di Kelurahan Muara Kulam yang hilang sejak sepulang sekolah.
"Kita dapat informasi dari petugas dilapangan, namun masih akan dilakukan koorsinasi lebih lanjut ke pihak Lurah Muara Kulam mengenai kebenarannya dan jika benar bagaimana bisa terjadi," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/jembatan-gantung_20170809_232300.jpg)