Tanggulangi Bencana Karhutla, Kodim 0402 OKI-OI Akan Lakukan Ini
Dandim 0402 OKI-OI, Letkol Inf. Seprianizar, S. Sos, mengaku 'kepanasan' akibat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Og
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Kharisma Tri Saputra
Laporan Wartawan TribunSumsel.com, Agung Dwipayana
TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Dandim 0402 OKI-OI, Letkol Inf. Seprianizar, S. Sos, mengaku 'kepanasan' akibat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Ogan Ilir (OI) dalam satu bulan terakhir.
Untuk itu, ia menginstruksikan anak buahnya melakukan langkah penanggulangan yang efektif guna meredam bencana serupa kembali terjadi.
"Kita sudah membentuk satgas penanggulangan Karhutla yang jumlahnya 145 anggota untuk melaksanakan patroli di daerah rawan kebakaran," ujarnya di sela apel kesiapan penanggulangan Karhutla di halaman Koramil 40207 Indralaya, Senin (24/7/2017).
Dijelaskannya, satgas yang dibentuk atas instruksi Gubernur Provinsi Sumsel, H. Alex Noerdin dan dipimpin Komandan Korem 044/Garuda Dempo, Kunto Arief Wibowo, S.Ip.
"Karena eskalasi kebakaran di OI terus meningkat, statusnya sekarang ini dari awas menjadi siaga," terangnya.
Menurut Dandim, dalam satu bulan terakhir telah terjadi kebakaran dalam skala cukup besar yakni sebanyak 18 kali.
Dan menurutnya, seluruh bencana Karhutla tersebut ada indikasi kesengajaan.
"Kalau melihat proses lahan itu terbakar, luas area yang terbakar, kita curiga itu memang disengaja oleh oknum," kata Dandim yang dilantik sejak Mei lalu itu.
Dandim mengatakan, langkah awal penanggulangan Karhutla ini dengan cara penyuluhan pada masyarakat.
Jika dengan upaya persuasif tersebut tidak berhasil, Letkol Seprianizar menegaskan, akan mengambil tindakan tegas pada oknum yang membangkang.
"Kalau sudah diingatkan berkali-kali namun masih membangkang, akan kita ambil tindakan tegas. Walaupun kita bukan aparat penegak hukum, yang kepergok membakar lahan, saya instruksikan anak buah agar langsung tangkap," tegasnya.
Selain menyiapkan satgas, Kodim 0402 OKI-OI juga menyiapkan perlengkapan dan peralatan pendukung seperti
sehingga dibuat posko bencana Karhutla, pompa air dan motor trail bagi anggota satgas yang melakukan patroli.
Diketahui, daerah di Kabupaten OI yang sering terbakar belakangan ini yakni di Kecamatan Pemulutan Barat.
Tercatat, ada tujuh desa di kecamatan tersebut yang mengalami kebakaran lahan sejak satu bulan terakhir.
Desa-desa tersebut yakni Ulak Petangisan, Ulak Kembahang II, Talang Pangeran Ilir, Talang Pangeran Ulu, Seribanding, Pulau Negara dan Arisan Jaya,
Camat Pemulutan Barat, Muhammad Zen ketika dikonfirmasi, membenarkan jumlah desa tersebut telah menghasilkan kabut asap.
"Ya, kita sekarang sedang berkoordinasi dengan Polres, TNI untuk pencegahan kebakaran ini," singkatnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/jumlah-titik-panas-meningkat-di-riau-warga-memadamkan-kebakaran-hutan_20160903_094316.jpg)