Hasil Penjaringgan, PAN Prabumulih Dukung Ridho-Fikri

Setelah menutup masa pendaftaran bakal calon walikota dan wakil walikota pada 20 Juli lalu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) k

Penulis: Edison | Editor: Mochamad Krisnariansyah
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Bakal Calon Walikota, Ir H Ridho Yahya MM ketika menyerahkan berkas formulir ke Ketua PAN Prabumulih beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Edison 

TRIBUNSUMSEL.COM,PRABUMULIH - Setelah menutup masa pendaftaran bakal calon walikota dan wakil walikota pada 20 Juli lalu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) kota Prabumulih akhirnya menggelar Rapat Pleno terbuka menentukan bakal calon yang akan direkomendasikan ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).


Hasilnya, dari total 49 suara pengurus DPD, partai anak cabang (PAC) hingga pengurus Kelurahan dan Desa (Ranting) menyatakan akan merekomendasikan pasangan Ir Ridho Yahya MM dan H Andriansyah Fikri SH sebagai bakal calon walikota-wakil walikota yang akan didukung dalam Pilkada 2018 mendatang. 

Sebanyak 70 suara pengurus memilih pasangan Ridho-Fikri untuk diusung, sementara nama kandidat lain yang mendaftar seperti Adi Susanto SE mendapat 5 dukungan, TR Hulu SH mendapat 3 dukungan dan Herisyam tidak mendapat dukungan pengurus serta satu suara abstain.
"Dalam rapat pleno itu seluruh pengurus mulai dari Ranting hingga PAC dilibatkan memilih karena mereka yang lebih paham siapa dan bakal calon seperti apa yang diinginkan masyarakat," ungkap Ketua DPD PAN kota Prabumulih, Hermali SPd ketika dibincangi wartawan, kemarin.

Hermali mengatakan, penentuan nama bakal calon yang akan direkomendasikan melalui mekanisme teliti dan berdasarkan suara terbanyak di dalam pengurus. "Ini adalah keputusan kader dan harus diusung, dari ranting, PAC hingga pengurus DPD jangan sampai suara terpecah nantinya. Sudah cukup pengalaman kekalahan Pilwako 2008 dan 2013, dimana dukungan dilakukan sepihak oleh kepengurusan DPD, DPW dan DPP membuat pengurus ranting dan PAC pecah sehingga kalah," bebernya seraya mengatakan jika semua pengurus kompak maka akan menjadi pertimbangan DPW dan DPP menentukan.

Sementara, Sekretaris DPD PAN, Ferry Alwi SH menambahkan, dengan kekompakan ditubuh pengurus partai tentu diharap tidak hanya akan memenangkan pilwako namun juga pileg mendatang. "Kami terus menggerakkan kader dan pengurus di tingkatan ranting serta kecamatan untuk mencari tahu sosok pemimpin seperti apa dan siapa yang diinginkan masyarakat, jadi nama didukung itu berdasarkan apa yang diinginkan masyarakat dibawah diketahui kader kami. Kader-kader tentu tidak hanya akan melakukan tugas itu namun akan terus kompak hingga Pileg dan Pilpres kedepan," bebernya.

Menanggapi hasil rapat pleno digelar DPD PAN Prabumulih itu, bakal calon walikota Ir H Ridho Yahya MM memberikan apresiasi dan tentu akan menjadi modal pihaknya untuk pilkada mendatang. "Kami ucapkan terimakasih, ini tentu akan jadi modal kami apalagi nama kami ditentukan oleh suara-suara pengurus Kecamatan, Kelurahan dan desa," beber Ketua DPD Partai Golkar Prabumulih yang juga Walikota Prabumulih itu.

Terpisah, bakal Calon Walikota, TR Hulu mengatakan, dirinya telah mengikuti mekanisme partai dan jika itu keputusan pengurus DPD PAN Prabumulih tentu diterima. "Kalau memang itu sudah menjadi keputusan dan mekanisme partai kita terima, jelasnya kita telah mengikuti mekanisme yang ada di partai itu," ujarnya.

Hulu mengatakan, keputusan itu juga baru diusulkan ke wilayah dan pusat, untuk penentu sendiri tentu diputuskan pengurus partai pusat. "Bagi saya itu sah-sah saja, toh yang menentukan juga pusat. Menurut saya kalau belum ada keputusan itu pusat, ya belumlah," katanya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved