Pria ini Kumpulkan Alumni Sekolah dan Datangi Rumah Gurunya, Kejadian Berikutnya Mengharukan

Diakui Andi, pihaknya juga sempat mengalami kesulitan dalam upaya mengumpulkan para alumni. Ada lost contact, serta ada juga beberapa yang sudah diko

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: M. Syah Beni
Kolase Tribunsumsel.com

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG,--- Mata Ibu Nyimas Humaidah berkaca-kaca hingga butiran air mata tak terbendung menetes di antara kerutan wajah mantan guru matematika saat diserahi bingkisan kado para alumni SMPN 1 Palembang lulusan 1995 di kediamannya Jl Manunggal I No 5 Talangkeranggo, Kamis (29/6/2017).

"Ibu senang dan terharu, tidak bisa berkata apa-apa. Tentu ibu selalu berdoa supaya anak didik ini lebih sukses," ucap Nyimas Humaidah pada halal bihalal yang digelar putranya Kms Yudi Astrayoedha yang menjadi salah seorang alumni SMPN 1 Palembang lulusan 1995.

Yudi Astrayoeda didampingi Andi Saleh, Zaldi Tiar Novri mengatakan setelah 22 tahun berpisah.

Mereka mencoba mengumpulkan kawan-kawan dan menjadikan momen halal bihalal Hari Raya Idul Fitri 1438H ini untuk bermusyawarah menentukan masa depan wadah alumni ini.

"Memang ada yang bilang terlalu telat, namun kita coba mencari data ke sekolahan SMPN 1. Ternyata ada 380 siswa, sementara ini kita berkomunikasi lewat WhattsApps. Sebagian ada yang tidak terhubung, alternatif lain lewat facebook.

Ibu Nyimas Humaidah berkaca-kaca hingga butiran air mata tak terbendung menetes di antara kerutan wajah mantan guru matematika saat diserahi bingkisan kado para alumni SMPN 1 Palembang lulusan 1995 di kediamannya Jl Manunggal I No 5 Talangkeranggo, Kamis (29/6/2017).
Ibu Nyimas Humaidah berkaca-kaca hingga butiran air mata tak terbendung menetes di antara kerutan wajah mantan guru matematika saat diserahi bingkisan kado para alumni SMPN 1 Palembang lulusan 1995 di kediamannya Jl Manunggal I No 5 Talangkeranggo, Kamis (29/6/2017). (Tribunsumsel.com/ Arief B Rohekan)

Kebanyakan di Jakarta, Bogor, Bandung. Ada juga di luar negeri 2 orang, alhamdulillah respon kawan-kawan positif menyambut baik sekali. Sejak dibuat grup WhattApss 16 Maret 2017 lalu, jadi baru 3 bulan upaya mengumpulkan alumni," jelas Andi.

Diakui Andi, pihaknya juga sempat mengalami kesulitan dalam upaya mengumpulkan para alumni.

Ada lost contact, serta ada juga beberapa yang sudah dikontak kurang respon.

"Mudah-mudahan yang sudah terkumpul ini bisa terjaga, Ini bukan pertemuan perdana. Sudah pernah sekali Kopdar di Palembang, Jakarta, bukber. Dan terakhir ini gelar halal bihalal. Para alumni yang belum bergabung bisa kontak person Andi Saleh 0811715859, Zaldi Tiar Novri 08112231711, Reza Hesfandiari 08122330386," imbaunya.

Direncanakan struktur inti kepengurusan, ada wacana Insya Allah akhir tahun. Untuk kawan-kawan yang sudah meninggal juga ada rencana sudah disiapkan ada sesi untuk mendoakannya.

"Tujuannya yang utama silaturahmi. Pada akhirnya akan ada kegiatan sosial. Ada pengembangan usaha. Mungkin ada kawan punya ide, Insya Allah disambungkan bisa jadi. Silaturahmi jalan, kita bisa saling bantu," ucap Andi.

Menurut Zaldi, pertemuan ini baru halal bihalal di kediaman salah seorang alumni, Kms Yudi Astrayoedha yang juga putra mantan guru SMPN 1 Ibu guru matematika Humaidah.

Namun juga direncanakan bakal terbenruk struktur inti kepengurusan alumni. Ada wacana Insya Allah akhir tahun bakal digelar reuni. Untuk alumni yang sudah meninggal juga ada rencana sudah disiapkan ada sesi untuk mendoakannya.

"Memang kami ado raso pengen menggelar acara. Kita survei dulu tempat senang samo-sano waktu kita masa kecil. Pengen bentuk grup di WA. Kalau di media sosial bae dak afdol. Di Medsos kami bentuk ini. Raso kepengen itu samo. Kebetulan lebaran ini libur panjang. Yang di luar kota pingin datang ke sini ketemu kawan-kawan. Momen lebaran. Bisa datang ke Palembang," pungkas Yudi.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved