Pikir Lagi! "Bahayo dikit dak apo, yang penting kebersamaan"

Bermodal mobil pikap yang dimilikinya dirinya membawa serta delapan anggota keluarga mengunjungi satu persatu kerabatnya

Pikir Lagi!
TRIBUNSUMSEL.COM/Yohanes Tri Nugroho
Warga menggunakan mobil pikap sebagai sarana angkutan keluarga untuk bersilaturahmi di hari lebaran 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Yohanes Tri Nugroho

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Hari Raya Idul Fitri merupakan kesempatan untuk semakin mempererat tali silaturahmi antara keluarga disela sela kesibukan.

Pada momen yang terjadi satu kali dalam satu tahun itu mereka akan mencoba bertemu dengan saling mengunjungi satu sama lainnya.

Hal itu juga dilakukan Sofian (36) warga Jalan Radial Palembang yang melakukan kunju‎ngan ke rumah sanak kerabatnya di kawasan kertapati, OI, dan Jakabaring.

Bermodal mobil pikap yang dimilikinya dirinya membawa serta delapan anggota keluarga mengunjungi satu persatu kerabatnya.

"Rencana mau Sanjo ke Kertapati, OI dan Jakabaring, mungkin baru pulang malam nanti," ungkapnya dibincangi Tribunsumsel.com, Minggu (25/06/2017).

Ia menyampaikan telah memasang terpal pada kendaraan yang sehari hari digunakan untuk mengangkut bahan bangunan.

‎Hal itu bertujuan untuk menghindari terik matahari yang menyengat bagi para anggota keluarga yang duduk dibagian bak.

Pria beranak tiga itu mengaku bersyukur sekalipun tidak menggunakan mobil mewah dirinya dapat berkunjung ke tempat kerabatnya.

Sekalipun diakuinya ada bahaya yang mengancam, ‎penggunaan mobil bak terbuka membuat kebersamaan keluarga semakin terasa.

"Bahayo dikit dak apo, yang penting kebersamaan," tutupnya

Penulis: Yohanes Tri Nugroho
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved