Mudik Lebaran 2017

Lintasi OKU, Pemudik Diingatkan Hal Seperti Ini

Perhatikan dahulu rumahnya sudah aman apa belum, di kunci dengan benar, titip kepada tetangga, periksa juga listrik serta kompernya PDAMnya.

Editor: Hartati
Surya
ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA - Selama operasi Ramadniya 2017, pihak Polres Ogan Komering Ulu (OKU) menyiagakan 212 personelnya.

Anggota itu untuk ditempatkan di pos-pos yang telah disiapkan untuk para pemudik, baik Pos Pelayanan, Pos Pengamanan atau Pos Pantau.

Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari mengatakan, pada dasarnya seluruh anggota Polres OKU disiagakan.

Namun sesuai Juklaknya sejumlah itu dan dibantu oleh dinas instansi terkait, tapi semua siaga dan tidak ada yang boleh libur cuti.

Kapolres OKU juga mengingatkan kepada masyarakat yang hendak mudik agar memperhatikan segala sesuatu hal sebelum melaksanakan perjalanan mudik.

Perhatikan dahulu rumahnya sudah aman apa belum, di kunci dengan benar, titip kepada tetangga, periksa juga listrik serta kompernya PDAMnya.

Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari.
Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari. (Tribunsumsel.com/Retno Wirawijaya)

"Tentunya periksa kelengkapan surat-surat kendaraan yang akan dibawa, dan saya tegaskan selama perjalanan tidak membawa barang-barang terlarang seperti sajam dan senpira," katanya.

Kapolres menghimbau kepada para pemudik agar tetap berhati-hati selama dalam perjalanan.

Terutama ketika melintasi di jalan yang rawan longsor, di OKU sendiri wilayah rawan longsor kata Kapolres yakni Jalan Desa Banuayu Kecamatan Lubuk Batang, serta Jalab Desa Tubohan kecamatan semidang aji.

"Antisipasi kita untuk menghindari laka lantas, kita telah memasang spanduk dan banner himbauan dan peringatan, dan kita juga akan tempatkan personel kita untuk menjaga dan mengamankan diaekita lokasi longsor," jelasnya.

Kapolres menambahkan, sebelum Pelaksnakan Operasi Ramadniya Musi 2017 ini Polres OKU telah melalui beberapa persiapan, yang telah dilajukan sejak awal bulan puasa.

Kegiatan antisipasi selalu dilakukan sehingga tercipta kondisi yang aman dan nyaman, segala bentuk kegiatan kepolsian terus ditingkatkan.

"Seperti razia 21, razia Premanisme, Anak Jalanan, Miras, razia sajam dan Senpira,aerta kita telah melakukan razia untuk makanan yang berbahaya dengan sasarab pasar," ungkapnya.(rws)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved