Arus Mudik Jalinsum Muratara Lancar, Tapi Hati-hati Ada Ini
Namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara telah memberikan himbauan melalui pemasangan papan plang dan spanduk di pinggir jalinsum.
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Farlin Addian
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Arus jalan lintas sumatera (jalinsum) di kawasan Kabupaten Muratara lancar dan kondusif serta tidak ditemukan jalan rusak, namun dikhawatirkan hewan ternak berkeliaran di jalan lintas sumatera (jalinsum).
Pantauan Tribunsumsel.com, Kamis (8/6/2017) sekira dari pukul 10.00 wib hingga pukul 15.00 wib kondisi jalan lancar.
Namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara telah memberikan himbauan melalui pemasangan papan plang dan spanduk di pinggir jalinsum.
Lokasi kerbau yang sering berkeliaran di jalinsum yakni Desa Embacang Baru, Kecamatan Karang Jaya dan Batu Gajah, Maur dan Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit.
Akbar (27) warga Desa Bukit Langkap, Kecamatan Karang Jaya, mengatakan memang benar jalinsum di kawasan Kabupaten Muratara tidak ada yang rusak.
"Namun ada satu titik jalan berlubang di Desa Embang Baru, Kecamatan Karang Jaya bisa mengancam pengendara yang melintas," kata Akbar saat dibincangi Tribunsumsel.com, Kamis (8/6/2017).
Selain itu kata Akbar, banyaknya hewan ternak berkaki empat jenis Kerbau juga sering berkeliaran di Jalinsum, bisa mengancam pengendara arus mudik melintas di Kabupaten Muratara.

"Pernah ada dulu pengendara yang nabrak kerbau tapi pemilik kerbaunya tidak ada yang mau mengaku," tuturnya.
Sementara, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat mengatakan menjelang mudik nanti jalinsum di Muratara dibuat pos ketupat ditiga titik pada H-10 hingga H+10.
"Pos ketupat pertama di Kecamatan Karang Kaya, kedua Kecamatan Rupit tepatnya di Desa Karang Anyar dan pos ketiga di Kecamatan Rawas Ulu tepatnya di Desa Simpang Nibung Rawas," katanya.
Dilanjutkannya, nanti ada dari kepolisian, Satpol PP, LLAJ dan Brimob untuk ditempatkan pada tiga pos ketupat.
"Untuk jalinsum di Muratara yang rusak kita tidak ada dari perbatasan Kecamatan Karang Jaya dengan Kabupaten Musi Rawas hingga Kecamatan Rawas Ulu hingga ke Provinsi Jambi," jelasnya.