Pedagang Daging Sapi Mengeluhkan Sepinya Pembeli

Sedangkan daging sapi yang ia jual merupakan daging sapi lokal dari peternak di Kabupaten PALI.

Pedagang Daging Sapi Mengeluhkan Sepinya Pembeli
Tribunsumsel.com/Ari Wibowo
Andi (baju hitam) menunggu pembeli daging sapi Pasar Inpres Pandopo, Senin(5/6/2017). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ariwibowo

TRIBUNSUMSEL.COM,PALI - Pedagang daging sapi di Pasar Inpres Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI mengeluhkan sepinya pembeli daging sapi di bulan ramadan.

Pantauan Tribun, sekitar pukul 13.18(5/6) satu-satunya kios pedagang daging sapi di pasar tradisional mengaku dari pagi sampai siang daging sapinya cuma terjual 5 kilogram.

Sepinya pembeli daging sapi disebabkan harga daging sapi mencapai Rp 140 ribu perkilogram.

Seperti dikatakan, Andi pedagang daging sapi di Pasar Tradisional Pendopo, mengaku sebelum bulan Ramadan harga as daging sapi hanya Rp 120 ribu.

Namun, setelah masuk bulan Ramadan harga daging sapi tembus di angka Rp 140 ribu.

"Sebelum bulan puasa daging sapi Rp 120 ribu, dan sekarang (bulan puasa) Rp 140 ribu," kata Andi ketika dijumpai Tribun di lapaknya, Pasar Inpres Pendopo, Senin (5/6/2017).

Andi mengeluhkan bulan puasa pembeli daging sepi menurun 90 persen dari hari biasanya.

"Dari pagi sampai siang cuma laku 5 kilogram sapi terjual, biasanya daging sapi terjual 50 kilogram - 60 kilogram atau sehari sekitar Rp 6 juta daging sapi terjual," keluh Andi.

Menurutnya Andi, mahalnya daging sapi disebabkan tidak tidak masuknya daging impor.

Sedangkan daging sapi yang ia jual merupakan daging sapi lokal dari peternak di Kabupaten PALI.

Dia juga menjamin daging sapi lapaknya terhindar dari daging oplosan celeng.

"Dijamin daging yang kita jual, murni daging sapi dari peternak, daging sapi ini kita beli langsung dari peternak di Tempirai (Penukal Utara, dan Air Itam (Penukal) yang jual sapi banyak tapi mahal, jadi kita beli sapi yang murah," jelas Andi.

Penulis: Ari Wibowo
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved