Air PDAM Tidak Mengalir Dua Bulan Warga Manfaatkan Air Parit Untuk Kebutuhan Sehari-hari

Sudah dua bulan ini warga pontang-panting nyari air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Editor: Hartati
Tribunsumsel.com/Defri Irawan
Air parit yang dimanfaatkan beberapa warga Rejodadi Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin untuk memenuhi kebutuhan air pasca dua bulan tidak mengalirnya air PDAM Tirta Betuah, Jumat (2/6/2017). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Defri

Tribunsumsel.com, Banyuasin - Imbas mesin pompa PDAM Tirta Betuah rusak beberapa waktu lalu, hingga kini warga Rejodadi Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin masih kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih.

Belum ada solusi dari PDAM Tirta Betuah memperbaiki mesin pompa yang rusak, Jumat (2/6/2017).

Dituturkan, Ishak (50), Kepala Desa Rejodadi Kecamatan Sembawa, sudah dua bulan ini warga pontang-panting nyari air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Apalagi saat ini bulan Ramadan yang pastinya kebutuhan air sangat diutamakan.

" Ada warga yang mampu terpaksa beli air mobil tangki, ada juga yang mengandalkan air sumur, beberapa warga bahkan ada yang mengambil air parit untuk mencuci piring dan mandi," ceritanya pada Tribun Sumsel.

Senada diungkapkan, Ridho (37),warga Rejodadi Kecamatan Sembawa, tidak mengalirnya air PDAM Tirta Betuah ini membuat pengeluaran warga semakin membengkak, terutama warga yang membeli air mobil tangki Rp 150-200 permobil.

" Itu pun cukup cuma seminggu, tinggal kalikan saja pak. Kami berharap ada solusi cepat dari PDAM, mungkin sediakan tangki ke perkampungan biar warga tidak sulit air," harapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved