Berhubungan Seks dengan Botol, Orang ini Ketakutan Saat Lihat Isi di Dalamnya

Nah, ada cerita menarik dari para penanya tersebut. Ia menanyakan hal yang tidak lazim ke dokter. Akun berinisial SH itu bertanya seputar HIV/AIDS.

Penulis: M. Syah Beni | Editor: M. Syah Beni
Tribunsumsel.com/ Kolase
Ilustrasi 

Pria itu ketakutan karena melihat ada puntung rokok di dalam botol.

Ia langsung kepikiran tentang bahaya penularan HIV.

Apalagi HIV mudah menyebar melalui anal.

Berikut pertanyaannya

saya mau bertanya dok,jujur ini sangat memalukan dan bodoh,entah kenapa saya bisa melakukan ini. Dua Minggu yang lalu saya memasukan ujung botol ke anus saya, botol itu berisi pasir yang digunakan untuk berolahraga ,(sekitar beberapa detik saja), kemudian saya sadar di ada puntung rokok dalam botol tersebut.Setelah itu saya jadi kepikiran tentang HIV, katanya penyebaran HIV sangat tinggi melalui anal.Sebelumnya saya pastikan botol itu dalam keadaan kering, meski saya tidak tahu apa itu bersih atau tidak dan keadaan kamar itu lembab, dan saya yakin hanya saya yang melakukan itu, pada botol itu ,karna terlebih kamar itu (tempat botol disimpan ) jarang dipakai, dan botol itu pun tidak diperuntukkan untuk seks toys, jadi bisa di pastikan hanya saya yang melakukan tindakan itu,pada botol tersebut,saya kira tidak ada tetesan darah atau sperma di botol itu, bisakah saya tertular HIV?

Saking takutnya terkena HIV, SH meminta dengan sangat agar dokter segera menjawab pertanyaannya.

Tolong dok jawaban nya,saya sangat ketakutan,mohon dijawab dok

Tak lama setelah itu ia kembali memehon ke dokter.

Saya mohon sekali jawabannya dok

Akhirnya dokter menanggapi pertanyaan SH tentang seks menggunakan botol tersebut.

Halo S, Dari penjelasan tindakan yang Anda lakukan kemungkinan memang Anda tidak terinfeksi HIV. Karena meskipun penularan HIV cukup tinggi melalui hubungan seksual, terutama seks anal. Dalam penularan HIV harus terdapat beberapa komponen ini untuk bisa terjadi penularan HIV: Sumber penularan, yaitu cairan tubuh orang yang menderita HIV. Cairan tubuh yang banyak mengandung virus HIV terutama adalah darah dan sperma atau cairan vagina penderita HIV. Media penularan adalah dengan kontak langsung dengan penderita HIV. Kontak langsung ini berupa hubungan seksual, penggunaan jarum suntik bersama, atau secara vertikal dari ibu kepada anak. Orang yang ditularkan. Mereka dengan pertahanan tubuh yang rendah lebih mudah ditularkan. Dan adanya kontak langsung bagian tubuh tertentu, seperti mukosa kulit baik mukosa mulut, anus atau vagina/penis dan bagian kulit yang memiliki luka terbuka, dengan cairan tubuh penderita HIV, baik darah maupun cairan kelamin.

Virus HIV sendiri tidak dapat hidup dilingkungan normal dalam waktu lama. Biasanya akan mati setelah beberapa menit-jam berada diluar tubuh inangnya/yang terinfeksi.

Sehingga kontak langsung antara penderita HIV dengan orang lain diperlukan dalam penularan HIV. Bila botol yang Anda gunakan bukan merupakan seks toy yang digunakan bersama dengan orang lain/penderita HIV maka tidak ada kemungkinan Anda terkena infeksi menular seksual, seperti HIV, melalui tindakan ini.

Tetapi, sebaiknya Anda tidak sembarangan memasukan benda-benda yang tidak terjamin kebersihannya kedalam liang tubuh karena resiko infeksi lain masih mungkin terjadi, seperti misalnya infeksi bakteri dan jamur. Selain resiko infeksi, terdapat pula resiko terjadinya trauma pada liang anus Anda.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved