OTT Pejabat BPN Palembang

Aksi Pungli Rani Arvita Membuatnya Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Namun, ketika disinggung mengenai masalah penggandaan sertifikat tanah saat ini masih dalam pendalaman.

Aksi Pungli Rani Arvita Membuatnya Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara
Rani OTT 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tindakan Kasubsi BPN Palembang Rani Arvita yang melakukan pungli terhadap masyarakat dengan meminta sejumlah uang, akan dikenakan Pasal 12 UU 20 tahun 2001 jo pasal 11 dengan ancaman hukuman 20 tahun.

Hal ini ditegaskan Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto saat jumpa pers di Mapolda Sumsel, Jumat (5/5/2017).

Namun, ketika disinggung mengenai masalah penggandaan sertifikat tanah saat ini masih dalam pendalaman.

"Masih syok, karena kondisi itu belum bisa ditanya. Ketika ditanya pingsan. Kami juga mempertimbangkan prikemanusiaan, ketika ditanya sehat atau tidak sebelum diperiksa. Jadi bila kondisi seperti itu belum bisa diperiksa," ujar Agung.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agumg Budi Maryoto ketika memberikan keterangan terkait OTT, Jumat (5/5/2017).
Kapolda Sumsel Irjen Pol Agumg Budi Maryoto ketika memberikan keterangan terkait OTT, Jumat (5/5/2017). (TRIBUNSUMSEL.COM/M ARDIANSYAH)

Tanah yang dibeli M berada di Taman Kenten seluas 1.000 meter.

Dalam kasus ini, yang dituntut I melalui ahli warisnya adalah BPN dan Kasubsi Sengketa dan konflik.

Untuk dapat menang di PTUN, sehingga Rani meminta sejumlah uang kepada M.

"Bila sudah cukup bukti dan pemeriksaan, maka sebagai tersangka akan dilakukan penahanan," jelas Kapolda.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved