7 Pasangan Ini Buktikan Jika Cinta Tak Mengenal Fisik dan Usia

Sering kali kita mendengar orang mengatakan 'cinta itu buta' tapi benarkah cinta itu buta?. Ungkapan ini ternyata bukanlah mitos semata-mata yang dira

Tayang:
TribunTravel.com
Bayu Kumbara dan Jennifer Brocklehurst 

TRIBUNSUMSEL.COM - Sering kali kita mendengar orang mengatakan 'cinta itu buta' tapi benarkah cinta itu buta?

Ungkapan ini ternyata bukanlah mitos semata-mata yang dirancang untuk mereka yang putus cinta sebaliknya cinta itu buta memang ada di dalam kehidupan kita.

Kadang cinta tak memandang fisik dan status.

Meskipun ia mempunyai kekurangan dibanding manusia normal, ternyata tetap ada seseorang yang mencintainya.

Tujuh pasangan ini membuktikan bahwa jangan meremehkan kekurangan seseorang itu.

1. Grigory Prutov dan Anna

Grigory Prutov merupakan pria yang memiliki masalah kesehatan Spinal Muscular atrophy.

Hal ini membuat fisiknya tidak tumbuh dengan normal.

Kisah Grigory mencuri perhatian gadis dari Kazakhstan, Anna.

Cinta Sejati Anna
Cinta Sejati Anna (ntd.tv)

Dia merasa jika pria yang dikenalnya lewat chatting itu adalah orang terbaik yang pernah dia kenal.

Tak butuh lama keduanya jatuh cinta.

Meski tahu kondisi sang kekasih yang mengalami kelumpuhan, tak membuat Anna melepaskan tekadnya.

Dia malah langsung melakukan perjalanan dari Kazakhstan menuju Rusia sejauh 3.000 km hanya untuk bertemu.

2. Sofian Loho Dandel dan Martha Potu

Sofian Loho Dandel (28), warga Pulau Mantehage, Minahasa Utara, tak menyangka jodohnya adalah Martha Potu yang telah berusia 82 tahun.

Walau terpaut 54 tahun, cinta mampu menepis jurang perbedaan usia mereka.

"Setahun lalu ada telepon masuk ke ponsel saya. Tidak tahu siapa, saya angkat dan kami berkenalan. Mulai dari situ kami terus berkomunikasi," cerita Sofian.

Sofian pemuda berusia 28 tahun memperlihatkan foto pemberkatan nikahnya dengan Martha, nenek yang berusia 82 tahun di Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.
Sofian pemuda berusia 28 tahun memperlihatkan foto pemberkatan nikahnya dengan Martha, nenek yang berusia 82 tahun di Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. (Kompas.com/Ronny Adolof Buol)

Komunikasi yang intens membuat Sofian yang saat itu bekerja di sebuah bengkel di Kotamobagu merasa menemukan cintanya.

"Saya belum pernah pacaran sebelumnya. Saya merasa jatuh cinta," kata Sofian.

3. Bayu Kumbara dan Jennifer Borcklehurst

Bayu Kumbara berasal dari Padang sedangkan istrinya, Jennifer Brocklehurst, berasal dari Inggris.

Pertemuan mereka terbilang romantis.

Jennifer Brocklehurst melakukan traveling ke Asia Tenggara hingga bertemu dengan Bayu Kumbara sebagai tour guide.

Wah, ternyata traveling berujung cinta ya, guys.

Bayu Kumbara dan Jennifer Brocklehurst
Bayu Kumbara dan Jennifer Brocklehurst (TribunTravel.com)

Mereka akhirnya menikah pada 8 Agustus 2015 dan saat ini sudah dikaruniai seorang anak.

Anak dari Bayu Kumbara dan Jennifer Brocklehurst sudah dikaruniai anak perempuan bernama Olivia.

4. Lucy Ella dan Pen Visa

Pengguna Facebook Lucy LuvElla dan Pen Visa mungkin saja menjadi pasangan yang paling tidak biasa di Phnom Penh, Kamboja.

Dengan mata yang besar dan dengan kulit seputih porselen, Lucy adalah orang biasa kita menyebutnya kecantikan kawaii.

Banyak netizens mencatat bahwa suaminya berada di sebelahnya dinilai mempunyai penampilan fisik rata-rata.

Lucy LuvElla dan Pen Visa
Lucy LuvElla dan Pen Visa (stomp)

Bahkan banyak yang menyebutnya tidak pantas mendaptkan wanita secantik LuvElla.

5. Rokin dan Tampi

Keseriusan Rokim (24), pemuda asal Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk untuk membahagiakan Tampi (67), pasangan hidupnya tidak hanya sekedar menikahinya saja.

Meski hanya seorang buruh tani, Rokim bercita-cita memperbaiki rumah Tampi yang kini ditempati keduanya.

"Saya ingin memperbaiki rumah istri agar layak ditempati. Minimal dinding rumahnya bisa tembok bukan lagi triplek yang mudah rusak kena air dan dimakan rayap," ujar Rokim baru-baru ini.

Rokim dan Tampi di rumah Kepala Dusun Petung, Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Jumat (17/3/2017
Rokim dan Tampi di rumah Kepala Dusun Petung, Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Jumat (17/3/2017 (SURYA/RAHADIAN BAGUS)

Rumah milik Tampi di RT 009/RW 002, Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun sangatlah sederhana.

Dinding rumahnya seluruh terbuat dari papan triplek. Lantainya pun masih berupa tanah.

"Kalau hujan atapnya banyak yang bocor mas," kata Rokim.

6. Tajuddin Kammisi dan Andi Vytriana

Mantan Wakil Wali (Wawali) Kota Parepare, Tajuddin Kammisi (70) menikahi gadis bangsawan Bone, Andi Fitri (25).

Ijab qabul Tajuddin Kammisi dengan Andi Fitri dilangsungkan di kediaman mempelai wanita di Dusun Tanah Tengah, Desa Liliriawang, Kecamatan Bengo, Bone, Sabtu (22/4/2017).

Pernikahan Tajuddin dengan Andi Fitri yang terpaut usia 45 tahun itu dengan mahar yang cukup fantastis.

Mantan Wakil Wali Kota Parepare, Tajuddin Kammisi (70) menikahi gadis bangsawan Bone, Andi Fitri (25) dengan uang panaik Rp 150 juta ditambah 200 gram emas. 
Mantan Wakil Wali Kota Parepare, Tajuddin Kammisi (70) menikahi gadis bangsawan Bone, Andi Fitri (25) dengan uang panaik Rp 150 juta ditambah 200 gram emas.
Mantan Wakil Wali Kota Parepare, Tajuddin Kammisi (70) menikahi gadis bangsawan Bone, Andi Fitri (25) dengan uang panaik Rp 150 juta ditambah 200 gram emas. Mantan Wakil Wali Kota Parepare, Tajuddin Kammisi (70) menikahi gadis bangsawan Bone, Andi Fitri (25) dengan uang panaik Rp 150 juta ditambah 200 gram emas. (Tribun Timur/Juteng)

Uang panai Rp 150 juta ditambah 200 gram emas, dan mahar satu unit rumah type 54 di Makassar.

Tak hanya itu, Tajuddin juga menyerahkan satu unit mobil sebagai kado pernikahan.

7.Nanda dan Jun

Vera Nanda Putri, merupakan wanita yang amat menggemari program-program hiburan dari Korea Selatan.

Demam Korea rupanya juga menjangkiti wanita kelahiran tahun 1988 tersebut.
Meski demikian, Nanda tak pernah sekali pun berpikir akan benar-benar menikahi pria Korea.

Hingga di tahun 2015, ia pergi ke Seoul untuk mempelajari Bahasa Korea.

pernikahan unik
pernikahan unik (SURYA/RAHADIAN BAGUS)

Nanda mengambil kelas bahasa di Seoul National University sejak pertengahan tahun 2015.

Paada akhir tahun 2016, ia bertemu dengan seorang pria bernama Jun.
Jun merupakan seorang desainer grafis.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved