Terlibat Pengaturan Skor, Pemain Eldense Ditangkap Polisi Setelah Dikalahkan Barcelona 12-0
Keduanya ditangkap pihak kepolisian karena diduga terlibat kasus pengaturan skor dalam laga Eldense kontra Barcelona pada Sabtu (01//04/2017).
Laporan Wartawan SuperBall.id, Lola June A Sinaga
TRIBUNSUMSEL.COM, ELDA - Sebanyak dua pemain klub divisi ketiga Liga Spanyol, Eldense, akhirnya ditangkap oleh kepolsian kota Elda pada Rabu (5/4/2017) waktu setempat.
Keduanya ditangkap pihak kepolisian karena diduga terlibat kasus pengaturan skor dalam laga Eldense kontra Barcelona pada Sabtu (01//04/2017).
Kedua pemain tersebut adalah Michael Wayne Fernandez (kelahiran Inggris) dan gelandang Nico Chafer.
Selain dua pemain tersebut, asisten pelatih Eldens Fran Ruiz Casares juga ditangkap polisi.
Casares diduga terlibat kasus yang sama.
Untuk mendapatkan keterangan konkret, gelandang Eldense Guille Smitarello dipanggil pihak kepolisian sebagai saksi.
Sementara pelatih Eldense Filippo di Pierro sudah ditangkap lebih dulu pada Selasa (4/4/2017) dengan tuduhan pengaturan skor dan korupsi.
Sisa pemain Eldense yang tidak terlibat kasus tersebut tetap menjalani sesi latihan reguler.
Meskipun saat itu terjadi penangkapan dan klub Eldense terancam bubar setelah kekalahan 0-12 dari Barcelona di divisi ketiga Liga Spanyol.
Eldense terancam bubar karena investor memilih memutuskan kontrak.
Sikap itu diambil investor setelah mengetahui laga klub yang didanai terlibat dalam kasus pengaturan skor.
Tak hanya itu, kasus dan skor dalam kekalahan itu membuat pihak Eldense memutuskan tidak ingin memainkan sisa laga di divisi tiga Liga Spanyol.
Padahal laga yang tersisa tinggal enam lagi.
Namun dengan kekalahan 0-12 dari Barcelona, Eldense sudah dipastikan terdegradasi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/eldense_20170406_224428.jpg)