Ini yang Harus Dilakukan Sekolah Kalau Kekurangan Soal dan Lembar Jawaban Ujian Nasional
Apabila ada kekurangan soal di salah satu lokasi ujian akibat rusak ataupun sejenisnya, maka sekolah melalui panitia bisa mengambil persedian soal.
Laporan Wartawan TribunSumsel.Com,Mochamad Krisnariansyah
TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG -- Dinas pendidikan provinsi Sumatera selatan memerintahkan sekolah untuk tidak mengfotocopy soal ujian nasional kertas pensil (UNKP) jika mengalami kekurangan paket soal.
Pasca, dilakukannya proses pendistribusian 1183 koli paket koli soal menuju ke-17 kabupaten/kota yang ada di Sumsel.
Kadisdik Sumsel, Drs Widodo , mengungkapkan, sesuai dengan jumlah spal UNKP yang akan diserahkan maka setiap amplop naskah soal akan dilebihkan masing-masing satu lembar.
Jika pun ada kekurangan, Widodo mengatakan, panitia harus segera menggunakan paket soal cadangan yang sudah disediakan.
“ Satu sekolah akan menerima lebih kurang 6 amplop soal UNKP, dengan setiap amplop ada tambahan satu lembar soal. Sehingga dipastikan, kebutuhan soal akan cukup dan sekolah tidak harus melakukan fotocopy lagi,” ujarnya saat ditemui TribunSumsel, Kamis sore (30/3/2017).
Apabila nantinya, ada kekurangan soal di salah satu lokasi ujian akibat rusak ataupun sejenisnya, maka sekolah melalui panitia bisa mengambil persedian soal yang ada.
Namun, bila masih ada kekurangan, bisa mengambil soal dari amplop di kelas lainnya.
“ Panitia harus cermat melihat kondisi, bila kekurangan soal yang banyak segera laporkan kepada pihak rayon agar bisa diberikan solusi secepatnya,” ujarnya.
Tak hanya soal, Lembar jawaban komputer (LJK) pun, dikatakan Widodo dilarang untuk difotokopi , mengingat sudah ada standar dari pemerintah dalam penggunaan LJK tersebut.
Adanya kode yang disematkan pada kertas LJK membuatnya bisa diproses pada tahapan scanning.
“ Penting juga, bahwa LJK jangan sampai difotocopi, sebab tidak akan bisa terbaca jika discanning nantinya,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia UN Disdik Sumsel 2017, Bonny Syafrian mengatakan, pihaknya telah mengirimkan paket koli soal dengnan jumlah total 1.183 koli soal ujian nasional (UN) terdiri dari 924 koli soal untuk SMA, 32 koli soal untuk SMK, 194 koli soal paket C, 30 koli soal susulan SMA dan 6 koli soal susulan SMK.
Ditargetkan, soal UNKP akan sampai setelah menempuh perjalanan satu hari satu malam.
"Soal ini akan disimpan di setiap pos kabupaten/kota nasing-masing sampai menjelang pelaksanaan UNKP dilakukan pada 3-6 April untuk jenjang SMK," pungkasnya.