Siswi SMK Diculik, Ini Kata Kapolresta Palembang
Ia mengatakan setelah didalami, pihaknya mengerti akan kondisi psikis korban sehingga memberikan keterangan seperti itu.
Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Hartati
TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG- Setelah dilakukan penyelidikan terkait adanya kasus dugaan penculikan yang dialami oleh siswi SMKN 7 Palembang yakni Tasya Ananda (16), Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono menegaskan bahwa itu tidak benar.
"Jadi kita tegaskan tak ada penculikan di Palembang," ujarnya, Sabtu (18/3/2017).
Ia mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan pihakya terbukti bahwa tak ada aksi penculikan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, awalnya korban melaporkan kasus penculikan.
Dimana pada saat itu, korban mengaku sudah diculik oleh lima pelaku dengan menggunakan mobil.
Lalu, dibawa ke arah pusat mall dan korban pun berhasil melarikan diri dengan cara keluar dari mobil.
Lantas, pihak kepolisian pun melakukan penyelidikan dan sempat menemukan dua wanita yang diduga pelaku.Namun setelah diselidiki itu tidak benar.
"Semua itu tak benar.Berdasarkan penyelidikan tak ada penculikan.Antara korban dan diduga pelaku sudah saling kenal.Dia diajak pergi untuk merayakan ulang tahun temannya," ujarnya.
Namun ditengah perjalanan, ketiganya terkait cekcok mulut sehingga membuat korban yakni melaporkan kejadian yang diduga penculikan.
"Jadi itu bukan penculikan tapi penjemputan," tegas Wahyu.
Ia mengatakan setelah didalami, pihaknya mengerti akan kondisi psikis korban sehingga memberikan keterangan seperti itu.
"Ya, ini artinya tak ada kasus penculikan.Palembang aman dan tak ada kasus penculikan di Palembang," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/keluarga-nanda-yang-berkumpul-di-ruang-tamu-ketika-tribu_20170318_072303.jpg)