Sering Alami Kesalahan Pencatatan Meteran Listrik? Ini Solusinya

Listrik prabayar memiliki banyak sekali keuntungan, mulai dari pembelian token listrik yang sangat mudah didapat juga meminimalisir kesalahan penghitu

Penulis: Yohanes Tri Nugroho | Editor: M. Syah Beni
Tribunsumsel.com/ Yohanes Tri Nugroho
Talkshow Palembang Insight bersama Smart FM dan Tribun Sumsel di Dunkin Donut angkatan 45 Palembang , Senin (6/3). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Yohanes Tri Nugroho

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (S2JB) mengharapkan para pelanggan untuk segera mengajukan migrasi dari listrik pascabayar ke listrik prabayar.

Listrik prabayar memiliki banyak sekali keuntungan, mulai dari pembelian token listrik yang sangat mudah didapat juga meminimalisir kesalahan penghitungan meteran listrik yang kerap dikeluhkan pelanggan.

"Kita harap semua pelanggan PLN yang masih menggunakan listrik pascabayar dapat bermigrasi ke listrik prabayar," ungkap Deputi Manajer Humas dan Hukum PT PLN wilayah S2JB, Lilik Hendro Purnomo dalam Talkshow Palembang Insight bersama Smart FM dan Tribun Sumsel, Senin (06/03).

Ia menyampaikan untuk dapat bermigrasi para pelanggan cukup dapat menghubungi call centre PLN yakni 123 atau menggunakan aplikasi PLN Mobile melalui smartphone dan mendaftarkan Id pelanggan. 

Adapun program migrasi listrik sama tidak dikenakan biaya alias gratis dan petugas PLN segera datang untuk melakukan pekerjaan teknis pergantian meteran ke rumah pelanggan masing masing.

"Setelah migrasi ke prabayar pelanggan tidak perlu repot repot melakukan pencatatan listrik untuk mengontrol tagihan dan lain sebagainya, itu semua kuno, sekarang kita dapat banyak kemudahan bisa beli token listrik dari mana saja," jelasnya

Ia juga berbagai kiat bagi para pelanggan untuk menghemat listrik, yakni dengan melakukan penghitungan kwh saat semua alat elektronik beroprasi. Dan melepaskan alat elektronik jika tidak digunakan, misalnya charger handphone, televisi, kipas angin dan lainnya.

Selain itu, khusus alat elektronik yakni setrika baju yang mayoritas menggunakan daya mencapai 400 watt, para pelanggan dapat mengosok baju bersamaan. Hal tersebut membuat penggunaan listrik menjadi hemat.

" Setrika baju itu menggunakan daya hingga 400 watt, jangan menggosong satu atau dua baju saja, tapi coba mengumpulkannya, menggosok baju secara bersamaan agar lebih hemat listrik," jelasnya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved