Lulus Kuliah, Pria Ini Berlutut dan Ciumi Kaki Ayahnya
Foto ini membuat hati banyak orang terharu. seorang pemuda yang baru lulus kuliah berlutut dan cium kaki ayahnya
tribunsumsel.com-Foto ini membuat hati banyak orang terharu. seorang pemuda di Thailand yang baru lulus kuliah dan mendapat gelar bersujud dan mencium kaki seorang pria yang tangan kanannya sydah tidak ada lagi. Pria paru baya itu adalah ayahnya sendiri.
Dilansir dari Viral4real, Rabu (1/3/2017), pria lulusan Chulalongkorn University itu mengungkapkan ucapan terimakasih tak terkira pada sang ayah, yang bekerja sebagai pengumpul dan pemotong kayu.
Selama ini ayahnya bekerja selain untuk menycukupi kebutuhan rumah tangga, juga dikumpulkan untuk biaya pendidikannya.
"Aku ingin ayah bahagia, saatnya untukku membahagiakan orangtua ku"ungkapnya.
Foto itu kemudian menyebar ke seantero Thailand, juga dunia, memberikan perasaan hangat pada siapapun yang melihatnya.
Belakangan, sejumlah anak muda di Thailand mengungkapkan terima kasih kepada orang tuanya melalui media sosial, termasuk Khanittha Phasaeng, pemenang kontes kecantikan di Thailand, yang berlutut di depan ibunya, seorang pemulung.
Khanitt Phasaeng, atau akrab disapa Mint, 17 tahun, yang tak hanya berhasil menyandang predikat sebagai Miss Uncensored News Thailand, 2015, tetapi juga mengambil hati para netizen di seluruh Asia. Bukan karena kecantikannya yang tak diragukan, tetapi hati dan sikapnya.
Seperti dilansir dari Elitereaders, melalui sebuah foto, terlihat Mint yang dengan lengkap mengenakan gaun dan mahkota berlutut di hadapan ibunya yang berprofesi sebagai pemungut sampah.
Foto yang menjadi viral tersebut mendapat respon positif dalam bentuk dukungan, haru, dan bangga oleh masyrakat karena tindakan Mint pada ibunya.

Setelah menghadiri parade kemenangannya, Mint segera kembali ke rumah untuk bertemu dengan ibunya.
Seolah tak peduli dengan deretan tempat sampah yang ada disekitarnya, Mint yang masih mengenakan gaun dan mahkota layaknya seorang ratu berlutut di kaki ibunya sebagai bentuk penghormatan.

Mint dibesarkan dalam latar perekenomian keluarga yang miskin. Ibunya bercerai dari ayahnya beberapa tahun lalu dan setelah menyelesaikan sekolahnya di SMA, Mint memutuskan untuk berhenti melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya.
Mint memutuskan untuk membantu ibunya memungut sampah dari penapungan dan menjualnya.
Pekerjaan itu dilakukannya bersama sang ibu sebagai pendapatan utama dan Mint tak malu untuk mengakuinya saat diwawancara.
"Saya bangga mengakuinya karena itu pekerjaan yang jujur sehingga saya bisa menyelesaikan SMA dan makan dari pendapatan ibu dari memungut sampah," ujar Mint yang dikutip Liputan6.com
"Untuk sebagian besar orang, hasilnya mungkin tidak seberapa, tetapi bagi saya dan ibu, setiap baht yang dihasilkan sangatlah berharga dan apa yang saya kerjakan dengan ibu saat ini adalah pekerjaan jujur sehingga tak ada alasan untuk saya menjadi sombong, " tambah Mint

Mint mendedikasikan kemenangannya untuk sang ibu atas kerja keras, pengorbanan, dan cinta yang diberikan padanya.
Oleh karena kemenangannya tersebut, Mint mendapat banyak tawaran kesempatan bekerja dan menjadi bintang iklan. Dari hasil pendapatannya ini ia bisa menabung untuk dirinya dan ibunya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/berlutut-depan-ayah_20170301_131805.jpg)