Hujan Terus Menerus Tiga Wilayah di Musi Rawas Rawan Longsor
Menurutnya, berdasarkan perkiraan cuaca, hujan juga terjadi di beberapa wilayah di Sumsel, termasuk potensi hujan lokal di Kabupaten Mura.
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Hartati
Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Ek Hepronis
TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS - Seiring meningkatnya intensitas curah hujan di Kabupaten Musi Rawas (Mura) dalam sepekan terakhir, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas menghimbau tiga wilayah rawan bencana longsor.
"Kami mencatat untuk daerah kabupaten Mura yang rawan longsor ada di Kecamatan Tiang Pumpung Kemungut (TPK), Kecamatan Selangit, dan Kecamatan Sumber Harta," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mura Paisol melalui Sekretaris BPBD Mura Darsan pada Tribunsumsel, Senin (27/2).
Ia menerangkan tiga wilayah itu dikatakan rawan longsor disebabkan karena struktur tanah lembek, tanah merah, dan perbukitan.

Hanya saja yang menjadi fokus pantauan saat ini Kecamatan Selangit, tepatnya di daerah Napal Melintang.
"Wilayah Kecamatan Selangit yang rawan longsor tepatnya di desa Kebur Jaya. Ketika longsor terjadi pasti desa akan terisolir, mengingat kondisi desa berada di bawah kaki bukit, dan di sebelah desa ada sungai besar. Sedangkan untuk Kecamatan TPK akses Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) akan terhambat, sementara untuk wilayah Sumber Harta di daerah Bukit Botak," jelasnya.
Prediksi banjir akan melanda sejumlah wilayah jika terjadi hujan deras selama tiga hari berturut-turut.
Menurutnya, berdasarkan perkiraan cuaca, hujan juga terjadi di beberapa wilayah di Sumsel, termasuk potensi hujan lokal di Kabupaten Mura.