SMA Negeri 9 Palembang Bentuk Tim Khusus Intel Siswa

"Kita akui daerah ini memang masih cukup rawan kriminalitas. Karena itu kita perlu mengantisipasi hal ini agar dapat diminimalisir," ungkap dia.

Penulis: Sri Hidayatun |
TRIBUNSUMSEL.COM/SRI HIDAYATUN
Kepala SMA Negeri 9 Palembang, Syamsul Hairi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Untuk mengantisipasi tindak kejahatan dan kriminalitas di sekolah, SMA Negeri 9 Palembang membentuk tim khusus intel siswa. Hal tersebut dilakukan guna meminimalisir kejadian kriminalitas di lingkungan sekolah tersebut.

Kepala SMA Negeri 9 Palembang, Syamsul Hairi mengatakan pihaknya telah membentuk tim intel siswa yang bertugas sebagai mata-mata didalam kelas apabila ada siswa yang membawa senjata tajam atau benda terlarang maka langsung dilaporkan.

"Jadi disetiap kelas kita menunjuk hingga dua orang siswa yang tidak diketahui namanya untuk melaporkan jika ada temannya didalam kelas membawa barang-barang yang dicurigai seperti sajam dan lainnya," ujarnya, Senin (20/2/2017).

Lanjut dia, tim ini sudah pihaknya belum cukup lama.Hal ini dikarenakan wilayah at daerahnya tersebut cukup tinggi angka kriminalitasnya.

"Kita akui daerah ini memang masih cukup rawan kriminalitas. Karena itu kita perlu mengantisipasi hal ini agar dapat diminimalisir," ungkap dia.

Selain itu, pihaknya pun sering menggelar razia gabungan bersama Diknas Pendidikan dan BNN Provinsi Sumsel.

"Kita juga rutin gelar razia senjata tajam dan barang terlarang lainnya. Dan alahmadulilah sejauh ini tidak ditemukan barang-barang tersebut," ungkap dia.

Terkait dengan adanya dua pelajarnya yang tertangkap polisi pihaknya menyerahkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

"Kita serahkan dulu masalah ini kepada pihak kepolisian.Kalau sudah selesai maka kita baru kita tindak lanjuti," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved