Mandi Setiap Hari Ternyata Tidak Baik Untuk Kulit, Benarkah Ini Mitos dan Fakta Seputar Mandi

Biasanya mandi dilakukan setiap hari dua kali sehari, namun beberapa ahli kurang setuju jika mandi dilakukan setiap hari.

Tayang:
Editor: Hartati
TELEGRAPH.CO.UK
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM - Mandi hampir menjadi kebiasaan rutin di kehidupan kita.

Mandi merupakan kebutuhan biologis kita untuk mempertahankan kesehatan kulit tubuh.

Biasanya mandi dilakukan setiap hari dua kali sehari, namun beberapa ahli kurang setuju jika mandi dilakukan setiap hari.

Namun pernahkah kamu berpikiran soal mitos-mitos mandi yang ada?

Ternyata pemahaman kita tentang mandi ada yang salah ada juga yang benar.

Dilansir dari allure.com, kita sering tak sadar meyakini mitos soal mandi ini:

1. Puff dan handuk

Puff
Puff (aliexpress.com)

Beberapa orang pasti berpikiran jika sabun batang adalah tempat yang nyaman bagi para kuman.

Namun menurut sebuah studi Epidemology & Infection, sabun batangan cenderung tidak berkuman.

Sebaliknya, kamu patut waspada dengan puff dan handukmu.

Mereka memiliki pori-pori dan sel kulit mati bisa terjebak di dalamnya, kata Debra Jaliman, dermatologis New York.

2. Harus memakai air panas

Para dermatologis tidak menganjurkan mandi atau berendam harus pakai air panas.

Jaliman menyarankan lebih baik pakai air hangat, karena air panas dapat mengurangi minyak di tubuhmu.

3. Kelamaan mandi itu baik

Ilustrasi
Ilustrasi (viral4real.com)
Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved