Petani Durian di OKU Terancam Gagal Panen

Panen raya durian yang diperkirakan pada Februari-Maret mendatang di Kabupaten OKU terancam gagal.

TRIBUNSUMSEL.COM/ARI WIBOWO
Suasana pembeli sedang memilih buah duren yang dijajakan pedagang di Simpang Lima Pendopo, Kamis(8/12/2016) 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Retno Wirawijaya

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA –Panen raya durian yang diperkirakan pada Februari-Maret mendatang di Kabupaten OKU terancam gagal. 

Seketaris Dinas Pertanian OKU, Joni Saihu mengaku banyak mendapat keluhan dari petani, terkait permasalahan ini.

“Sudah banyak yang mengeluh ke kita. Khususnya petani di wilayah kecamatan uluan, Semidang Aji. dan Ulu Ogan,” jelas Joni saat dibincangi Tribun Sumsel.

Ia mengaku belum tahu pasti penyebab durian tidak berbuah.  Sebab, pada saat musim kemarau dan memasuki musim hujan tanaman akan subur dan akan menimbulkan kembang-kembang bakal buah.

“Namun jika hujan deras disertai angin bisa saja, membuat kembang rontok,” katanya.

Untuk memastikan hal tersebut mereka akan melakukan penelitian ke lapangan.

Sementara itu, tak hanya durian yang menjadi perhatian, pohon duku juga akan menjadi perhatian.

Pasalnya,  buah duku di OKU juga hasilnya sangat mengecewakan.

"Duku kita kebanyakan duku alam bukan hasil budidaya, bahkan ada yang sudah berumur puluhan tahun. Sementara asupannya tidak ada. Bisa jadi karena kurang unsur Hara. Kedepan, kami akan  mencoba teliti penyebab pastinya,"terangnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved