Dipinjam Teman Jenguk Keluarga Motor Sudiono Raib
Kesal dengan ulah pelaku, Sudiono kemudian melaporkan apa yang dialaminya tersebut ke SPK Polsek Prabumulih Barat.
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari
TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Tindak pidana penggelapan kendaraan bermotor dengan modus meminjam motor untuk menjenguk keluarga sakit, makin marak terjadi di kota Prabumulih.
Kali ini menimpa Sudiono bin Kori (39) warga Jalan Pemugaran Dusun 4 Desa Pangkul Kecamatan Cambai kota Prabumulih.
Motor kesayangan korban Honda Beat dengan plat nomor BG 3114 OC raib dibawa kabur kenalan inisial HR yang diketahui merupakan warga Kelurahan Mangga Besar pada Sabtu (4/2/2017) dan hingga saat ini tak kunjung dikembalikan.
Akibatnya, korban mengalami kerugian jutaan rupiah.
Kesal dengan perbuatan pelaku yang tak kunjung mengembalikan motor, Sudiono kemudian menempuh jalur hukum dengan melaporkan HR ke SPK Mapolsek Prabumulih Barat.
Dalam laporannya dengan nomor LP/B/20/II/2017/Sumsel/Res Pbm/ Sek Pbm Brt, Sudiono mengaku peristiwa penggelapan dan atau penipuan itu bermula ketika pada Sabtu sekitar pukul 10.30 dirinya yang berada di Jalan Veteran no 42 Kelurahan Pasar I Kecamatan Prabumulih Utara didatangi pelaku HR.
HR kemudian meminjam motor ke korban dengan alasan hendak pergi ke rumah keluarga yang ada di Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Timur.
Lantaran kenal dan yakin pelaku hanya pergi sebentar, Sudiono kemudian memperbolehkan motornya dibawa oleh pelaku dengan catatan dikembalikan.
Setelah mendapat motor tersebut, pelaku langsung bergegas pergi dengan janji tidak lama dan akan menyerahkan motor kembali.
Namun ternyata janji pelaku hanya tinggal janji, motor kesayangan milik Sudiono hingga Rabu (8/2/2017) tak kunjung diantar.
Kesal dengan ulah pelaku, Sudiono kemudian melaporkan apa yang dialaminya tersebut ke SPK Polsek Prabumulih Barat.
"Dia (HR-red) kebetulan masih kenal namun tidak akrab, lalu dia pinjam mau ke rumah keluarga karena dia minjam sebentar lalu saya berikan, namun hingga saat ini motor saya tak dikembalikan," beber korban dihadapan polisi ketika melapor.
Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kabag Ops, Kompol Andi Supriadi SIK SH MH didampingi Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Alpian Nasution membenarkan adanya laporan tersebut.
"Laporan korban sudah kami terima dan masih dalam penyelidikan anggota kami," tegasnya.