Kartu Petani Mura Makmur Sudah Diluncurkan Sejak Setahun Lalu
Karena menurutnya rata-rata petani padi di kabupaten Mura menggarap sawah di bawah satu hektare per kepala keluarga (KK).
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Hartati
TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS -- Bupati Musi Rawas (Mura) H Hendra Gunawan saat berkampanye sebelum menjadi Bupati Mura pada tahun 2015 lalu pernah berjanji akan menyejahterakan petani dengan meluncurkan Kartu Petani Mura Makmur.
Hanya saja , janji kampanye satu tahun lalu itu, hingga kini belum terlihat realisasinya untuk para petani.
Pasalnya, semenjak bupati yang akrab disapa Hendra ini menjabat, kartu tersebut belum pernah diluncurkan.
Terkait hal itu, Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Mura Thohirin saat dibincangi Tribunsumsel.Com menegaskan, jika Kartu Petani Mura Makmur sebagaimana yang dikampanyekan tahun lalu tersebut jangan dianggap seperti kartu yang diluncurkan oleh Presiden Jokowi.
Bila masyarakat menganggap kartu yang dimaksud seperti itu justru salah kaprah.
Menurutnya, kartu yang dimaksud oleh Bupati Mura adalah bantuan dalam bentuk pemberian bibit langsung kepada para petani padi.
Ia pun mengungkapkan, alasan mengapa petani padi didahulukan ketimbang petani lainnya seperti sawit dan karet, karena ia menyatakan petani padi merupakan petani yang paling melarat di dunia.
Karena menurutnya rata-rata petani padi di kabupaten Mura menggarap sawah di bawah satu hektare per kepala keluarga (KK).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/sekdis-pertanian-musi-rawas_20170202_164913.jpg)