Breaking News:

Mahasiswa Geomatika Harus Update Ilmu Baru Tentang Pemetaan

Terutama dalam memanfaatkan peluang kerja setelah lulus nantinya untuk terjun dalam dunia pemetaan menggunakan pemoteran Lidar.

Penulis: Mochamad Krisnariansyah | Editor: Hartati
TRIBUNSUMSEL.COM/MOCHAMAD KRISNARIANSYAH
Suasana kuliah umum pemanfaatan teknologi lidar untuk kegiatan pemetaan yang diselenggarakan oleh Universitas Indo Global Mandiri, Selasa (20/12/2016) 

Laporan Wartawan TribunSumsel.Com,Mochamad Krisnariansyah

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG – Peningkatan kualitas dari SDM geomatika dan survey pemetaan sangat lah penting saat ini.

Mengingat makin besarnya kebutuhan pemetaan terhadap pembukaan lahan industri dan jalan.

Oleh karena itu, setiap SDM-nya dituntut untuk terus mengembakan diri terutama dalam mengupdate segala perkembangan teknologi guna menunjang proses pekerjaan.

Salah satu bentuk teknologi masa kini yang harus mulai di kuasai oleh para SDM geomatika dan survey pemetaan yakni teknologi Lidar.

Teknologi yang dibuat khusus untuk kegiatan pemetaan dengan beragam keunggulan terutama mampu memetakan setiap objek yang ada di sebuah permukaan.

“ Teknologi lidar ini bisa dimanfaatkan untuk keperluaan pemetaan kebun sawit, pertambangan hingga jaringan infrastruktur jalan. Kemampuan yang mampu memperoleh data melalui gelomban laser yang ditembakan sebanyak 500.000 kesetiap detik,” ujar Iwan Qodar Himawan direktur dari PT Asia Pidjastuti geosurvet usai memberikan kuliah umumnya kepada mahasiswa prodi teknik geomatika dan survey Universitas Indo Global Mandiri (UIGM), Selasa siang (20/12/2016).

Lebih jauh Iwan mengatakan, mekanisme kerja teknologi lidar yang menggunakan laser dipancarkan melalui pesawat terbang, dengan setiap gelombang sinar yang dipantulkan kebawah akan merekam dan mendata topografi (bentuk permukaan) dari wilayah yang dilewati.

“ Manfaatnya proses pemetaan akan lebih cepat, selain itu mampu memberikan analisis pengukuran dan inventariasi terhadap lahan perkebunannnya. Misalnya melihat kebun sawitnya itu tumbuh baik atau tidak,” bebernya.

Sementara itu, Wakil rektor bidang akademik dan kemahasiswaan UIGM, Dr Sumi Amarisma Hamim ST MT, mengungkapkan pemberian kuliah umum ditujukan agar mahasiswa jurusan teknik khususnya geomatika dan survey pemetaan bisa memahami pemanfaatan teknologi baru seperti Lidar.

Terutama dalam memanfaatkan peluang kerja setelah lulus nantinya untuk terjun dalam dunia pemetaan menggunakan pemoteran Lidar.

 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved