Datangi Bareskrim Polri, Eko Patrio Irit Bicara

Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional Eko Hendro Purnomo alias Eko "Patrio" memenuhi undangan Bareskrim Polr

Tribunnews/JEPRIMA
Selebriti yang kini terjun menjadi Politisi Eko Patrio saat menghadiri acara konferensi pers program baru ANTV di Studio 2, Epicentrum, Jakarta Selatan, Kamis (22/9/2016). Eko Patrio menjadi host pada program baru ANTV yang berjudul 'Take Me Out Indonesia'. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNSUMSEL.COM-Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional Eko Hendro Purnomo alias Eko "Patrio" memenuhi undangan Bareskrim Polri, Jumat (16/12/2016).

Ia akan diklarifikasi soal berita di media online yangmenuliskan bahwa Eko menganggap pengungkapan kasus terorisme yang dilakukan Polri hanya pengalihan isu.

Eko tiba di kantor Bareskrim Polri sekira pukul 13.50 WIB. Ia menumpangi mobil dinas DPR berwana putih dengan nomor polisi B 2 RYN.

Saat hendak masuk ke gedung, Eko langsung diminta penjelasan oleh para awak media. Namun, ia tidak mau berkomentar dulu.

"Nanti dulu, habis selesai dulu ya," kata Eko di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (16/12/2016).

Sedianya, agenda klarifikasi tersebut dilakukan pada Kamis (15/12/2016). Namun, saat itu PAN meminta Eko tak hadir.

PAN menilai, Mabes Polri terlalu gegabah dan terburu-buru memanggil Eko. Alasannya, perlu izin Presiden untuk memanggil anggota DPR.

Sebaliknya menurut Polri, undangan tersebut bukan panggilan untuk pemeriksaan. Tidak ada sanksi apapun jika Eko tidak memenuhinya.

 
Adapun pemanggilan tersebut untuk menindaklanjuti laporan penyidik Bareskrim.

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved