Ski Air dan Wushu Cabor Unggulan OKI

Atlet Sky Air asal Kabupaten OKI yang beberapa kali mewakili Provinsi Sumsel telah mendulang beberapa medali emas di berbagai ajang.

TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Atlet ski air Indonesia berusaha menjaga keseimbangan pada kejuaraan Makassar Asian Cup Waterski di Danau Tanjung Bunga, Makassar, Sulsel, Jumat (5/9). Sebanyak 111 atlet dari 12 negara mengikuti kejuaraan tersebut yang berlangsung dari tanggal 5-7 September 2014. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Olahraga Ski Air dan Wushu menjadi cabang olahraga (Cabor) unggulan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Dipilihnya dua cabor ini menjadi olahraga unggulan bukan tanpa alasan, sebab selama ini Ski Air dan Wushu kerap mengharumkan nama baik Bumi Bende Seguguk dan Sumatera Selatan (Sumsel) bahkan Indonesia, dengan prestasi-prestasi disetiap kejuaraan baik lokal maupun regional.

Bahkan, atlet Ski Air asal Kabupaten OKI yang beberapa kali mewakili Provinsi Sumsel telah mendulang beberapa medali emas di berbagai ajang tingkat Internasional.

Kedepan dua cabor di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) OKI ini, akan menjadi perhatian khusus oleh Pemerintah Daerah (Pemda) baik dari segi sarana dan prasarana serta anggaran.

Ketua KONI Kabupaten OKI, Ir H Hapis didampingi Sekretarisnya, H Sirni Lestari SAg mengatakan, terpilihnya dua cabor tersebut menjadi cabor unggulan Kabupaten OKI atas kesepakatan semua pengurus cabor (Pengcab) yang ada di Bumi Bende Seguguk.

“Walaupun cabor-cabor lain juga pernah mendulang prestasi, namun kedua cabor unggulan ini tidak pernah absen prestasi, bahkan di tingkat Nasional dan Internasional,” kata Hapis, Selasa (6/12/2016).

Sesuai petunjuk dari KONI Sumsel, lanjutnya, setiap kabupaten/kota harus fokus dalam mengembangkan cabang olahraga, terutama untuk cabor-cabor unggulan yang kerap menjadi andalan dalam menyumbangkan medali.

“Jadi kedepan pemerintah daerah lebih fokus dalam memajukan olahraga-olahraga unggulan ini. Selain itu, Pemerintah Provinsi juga tidak sulit jika ingin mencari atlet, cukup mengambil dari kabupaten/kota sesuai cabor yang menjadi unggulan,” ujar Hapis.

Walaupun Ski Air dan Wushu merupakan cabor unggulan Kabupaten OKI, tutur Hapis, namun bukan berarti cabor-cabor lain dibawah naungan KONI OKI yang berjumlah 22 cabor menjadi anak tiri, karena KONI juga tetap memantau perkembangan atlet-atlet cabor lain untuk terus dibina menjadi atlet terbaik di bidangnya.

“Jika kedepan ada cabor lain yang bisa merebut berbagai prestasi baik di tingkat Nasional maupun Internasional, maka cabor itu juga akan kita jadikan cabor unggulan. Intinya setiap cabor harus fokus dalam membina dan mendidik atletnya untuk terus berprestasi,” ungkap Hapis.

Untuk itu, ditambahkan Sirni, baru-baru ini dari cabor Panahan, atlet-atlet Panahan OKI mendulang 10 medali di ajang Kejurda Panahan yang diselenggarakan di Venue Panahan Jakabaring Palembang.

“Kejurda Panahan yang digelar sejak 25-27 November 2016 tersebut dalam rangka Pra Porprov 2017. Alhamdulillah atlet-atlet Panahan kita berhasil mendulang 10 medali, 5 diantaranya merupakan medali Emas,” ujar Sirni bangga dengan berbagai prestasi disumbangkan oleh para atlet OKI.

Sementara itu, Sekretaris Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) OKI, H Firli DN yang sekaligus menjadi pelatih mengaku bangga atas prestasi yang diraih para anak asuhnya di ajang tersebut.

“Walaupun masa persiapan kita mengikuti ajang tersebut agak singkat, namun atlet kita mampu berbuat yang terbaik bagi Kabupaten OKI. Mudah-mudahan kedepan prestasi ini bisa kita tingkatkan lagi, tentunya dengan dorongan dari berbagai pihak terutama pemerintah daerah akan sarana dan prasarana latihan,” singkat Firli. (Mat Bodok)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved