Jika Dibiarkan Bisa Membahayakan Pengguna Jalan

Kenyamanan berlalulintas beberapa titik Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dirasakan pengguna jalan tidak nyaman.

zoom-inlihat foto Jika Dibiarkan Bisa Membahayakan Pengguna Jalan
TRIBUNSUMSEL.COM/RETNO WIRAWIJAYA

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA - Kenyamanan berlalulintas beberapa titik Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dirasakan pengguna jalan tidak nyaman.

Kondisi jalan terlihat memprihatinkan. Bahkan, ada jalan yang kalau tidak segera diperbaiki, diakhwatirkan bisa putus akibat longsor.

Pantauan di lapangan, misalnya, kondisi Jalan Nawawi Al Haj Baturaja, Kecamatan Baturaja Timur atau lebih dikenal Jalan Ogan IV.

Kondisi jalan mengalami kerusakan. Di sana ada ruas jalan yang sudah longsor dengan kedalaman yang cukup parah. Untuk melintasi jalan itu penggunaa jalan harus berhati-hari.

"Longsor itu terjadi akibat pengaruh hujan yang terus mengguyur Baturaja sejak sepekan terakhir. Gara-gara sering diguyur hujan, separuh badan jalannya amblas dan kondisi ini jika dibiarkan bisa membahayakan masyarakat yang melintas khususnya saat malam hari, serta dapat melumpuhkan akses jalan di lokasi itu," katanya Man warga Baturaja.

Selain longsor kata Man, Jalan Ogan IV juga sudah banyak berlobang, sehingga masyarakat yang melintas harus ekstra hati-hati.

"Lobangnya memang tidak dalam, tetapi banyak," sesalnya.

Kondisi yang tak kalah parah juga terjadi di Jalan KI Ratu Penghulu Baturaja, Kecamatan Baturaja Timur.

"Kalau di tempat kami ini kerusakannya sudah sejak lama, tetapi karena belum diperbaiki sekarang makin parah. Bahkan, ada jalan yang lobangnya sangat dalam, sehingga mobil jenis Isuzu Panther pun harus ekstra hati-hati kalau melintas. Jika tidak, maka bamper mobil bisa nyangkut," kata warga sekitar.

Warga berharap, pihak berwenang melalui instansi terkait segera melakukan perbaikan terhadap jalan longsor dan banyak lobang tersebut, sehingga aktivitas warga tidak terganggu lagi.

Sementara untuk mengkonfirmasi hal ini, pihak Dinas PU Bina Marga OKU belum bisa dihubungi.(rws)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved