Trend Ekspor Sumsel Menurun

Menurut Permana, meski mengalami penurunan namun nilai ekspor Sumael masuk 10 besar Provinsi di Indonesia.

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Hartati
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Talkshow Palembang Insight Ekspor Sumsel mendunia, di Hotel Amaris Palembang, Selasa (22/11/2016). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat, trend Ekspor Sumsel Januari hingga Agustus 2016 cenderung menurun dibanding periode yang sama pada tahun 2015.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumsel Ir Permana disela-sela talkshow Palembang Insight Ekspor Sumsel mendunia, di Hotel Amaris Palembang, Selasa (22/11/2016).

Menurut Permana, nilai ekspor Sumsel periode Januari-Agustus 2016 sebesar 1.272 juta US$, turun dibanding 2015 yang mencapai 1.681 juta US$.

Menurut Permana, meski mengalami penurunan namun nilai ekspor Sumael masuk 10 besar Provinsi di Indonesia.

"Kurun waktu 2016 Januari- Februari menurun. Namun Maret-Agustus cenderung meningkat seiring adanya penyederhanaan regulasi pemerintah/paket kebijakan dan perbaikan ekonomi global,"jelasnya.

Selain itu komoditi unggulan Sumsel seperti Karet yang mulai kalah dengan produk asal Vietnam.

"Negara tujuan ekspor Sumsel sekarang ada 92 negara, dan setiap tahun berubah,"jelasnya.

Talkshow Palembang Insight sendiri dihadiri perwakilan Bank Mandiri, dan pelaku usaha yang ada di Sumsel.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved