Ini Dia Perilaku Berkendaraan Warga Sumsel
"Menekan terjadinya korban meninggal akibat kecelakaan adalah peran semua pihak, setidaknya sudah terdata ada 500 korban meninggal karena kecelakaan.
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kapolda Sumsel Irjen Pol Djoko Prastowo didampingi Dir Lantas Polda Sumsel Kombes Pol Tomex Korniawan ketika ditemui usai gelar pasukan di Mapolda Sumsel mengatakan, dari laporan yang diterimanya bila sebanyak 1.088 kasus kecelakaan yang saat ini terdata untuk wilayah Sumsel.
Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan mulai dari faktor mental disiplin yang kurang, insfrastruktur yang belum memadai, kendaraan yang tidak dilakukan pengecekan, pengendara yang lalai dan ugal-ugalan bahkan cuaca yang ekstrim.
"Menekan terjadinya korban meninggal akibat kecelakaan adalah peran semua pihak, setidaknya sudah terdata ada 500 korban meninggal karena kecelakaan. Roda dua, masih mendominasi dalam kecelakaan lalu lintas," ujar Djoko, Rabu (16/11/2016).
Masyarakat tahunya Polri untuk mengatasi segala hal yang menyangkut masyarakat termasuk kemacetan jalan, daerah rawan, kecelakaan, tidak aman dan sebagainya. Padahal, semuanya juga perlu dukungan semua pihak dan ada instansi terkait yang juga ikut bertanggung jawab, seperti pemerintah daerah, intansi vertikal dan horizontal, ormas dan masyarakat itu sendiri.
"Rasa kesadaran masyarakat masih kurang saat berkendara. Memang tidak mungkin hanya dua minggu dapat mengubah kesadaran masyarakat, pembangunan selesai dan kemacetan teratasi. Tetapi dengan operasi zebra ini, setidaknya dapat meminimalisir hal-hal tersebut," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/kapolda-sumsel-irjen-pol-djoko-prastowo-didampingi_20161116_103150.jpg)