Heboh, Beli Motor Beat dengan Uang Rp 2000

Kali ini kejadian hampir serupa terjadi saat seorang pembeli motor menggunakan uang Rp 2000

Facebook

TRIBUNSUMSEL.COM-Beberapa waktu lalu publik dihebohkan dengan aksi seorang pria yang membeli Honda CBR150R seharga Rp 33,425 juta dengan menggunakan uang koin di diler Honda Moto Care Depok.

Kali ini kejadian hampir serupa terjadi di Palembang saat seorang pembeli motor menggunakan uang Rp 2000 untuk membeli motor Honda Beat seharga Rp 15 juta.

Kabar tersebut dibagikan pengguna Facebook bernama vivi Meilly christidianne.

Akun ini menyebut kejadian tersebut terjadi di diler motor Honda Lestari Motorindo Jalan Ahmad Yani, Palembang.

"Ada yg beli Honda Beat hari ini 15juta pake 2000an semua.. :p :D — at Honda Lestari Motorindo Jl. A. Yani."tulis akun tersebut.

Selain itu, ia juga mengunggah sebuah foto uang 200oan yang dimasukkan ke dalam dua buah kardus.

Dalam foto tersebut, terlihat tumpukkan uang 2000an yang sudah disusun rapi dan diikat dengan karet gelang.

Sejumlah pengguna facebook yang melihat postingan tersebut memberikan berbagai komentar beragam.

"Masyaallah...berkah sekali dan usahanya sangat bagus, gak gmpang lho" tulis akun Rully Bundanya LanaRena.

"Tukang parkir tuu" kata akun Arief Mahardiwan.

"Hebat buat yg bs nabung spt itu...." sahut akun Desain Donny Banjar.

as

Potingan akun Vivi ini dengan cepat menjadi viral hingga saat ini sudah disukai lebih dari 800 kali dan dishare lebih dari 900 kali.

Cerita Setiadi Ditolak 7 Diler saat Beli Motor Pakai Koin Satu Ember

TRIBUNSUMSEL.COM, DEPOK-Setiadi jadi sorotan setelah membeli Honda CBR150R seharga Rp 33,425 juta dengan menggunakan uang koin di diler Honda Moto Care Depok.

Namun perjalanan untuk mendapatkan motor barunya tidak semudah yang dibayangkan, karena ia sempat ditolak beberapa diler sebelumnya.

Setiadi mengatakan bahwa Honda Moto Care ini merupakan diler ke delapan yang akhirnya menerimanya menjadi konsumen.

"Sebelum beli saya itu menghubungi diler dulu. Tanya-tanya harga, sekaligus kasih info kalau saya mau beli motor secara tunai pakai uang koin, ternyata banyak yang nolak," ucap Setiadi saati dihubungi Otomania, Selasa (27/9/2016).

AS

Menurutnya, sebelum ke Moto Care sudah ada tujuh diler yang dihubunginya lebih dulu. Mulai dari diler Honda sampai beberapa diler dengan merek motor lain yang tersebar di Depok, Jawa Barat.

"Mungkin mereka kaget dan merasa main-main jadi tidak digubris. Sampai akhirnya saya menghubungi ke Moto Care dan mereka bilang bisa-bisa saja," ucap Setiadi.

Bahkan setelah sampai ke Honda Moto Care sendiri, Setiadi menjelaskan bahwa pihak sales sempat kaget ketika ia datang membawa ember plastik dan dus berisi uang logam.

"Koin itu kan banyak, saya saja datang berdua karena beratnya lebih dari 120 kg. Salesnya kaget ternyata jumlah koinnya banyak sekali, lalu saat saya minta hitung sekarang, mereka tidak sanggup dan meminta beberapa hari untuk menghitungnya. Sampai saat ini infonya sudah Rp 32 jutaan katanya," kata Setiadi.

Tidak disangka

Diler Honda Motocare Depok tidak menyangka ternyata ada konsumen yang beli sepeda motor pakai uang recehan. Hal itu kejadian pada Minggu (25/9/2016), saat Setiadi datang membawa pecahan Rp 1.000 di dalam dua ember cat ukuran 25 kg dan satu kardus di kabin Toyota Innova.

Suparman, Kepala Cabang Motocare Depok menjelaskan, sekitar dua bulan lalu Setiadi pernah datang ke diler untuk mengonfirmasi pembelian unit motor sport CBR150R pakai recehan.

‎"Saya kira bercanda. Ya namanya orang mau beli motor. Itu sih pembayaran yang sah. Abis itu saya minta foto, ‎saya bilang seberapa banyak. Lalu saya dikasih tau 'ya seginilah' sambil dikasih lihat foto uang seember," kata Suparman, Selasa (27/9/2016).

Sekian lama berselang tidak kedengaran kabar dari Setiadi. Ternyata dia benar-benar datang, membawa uang sekitar Rp 32 juta dalam bentuk recehan.

"Saya kebetulan waktu itu enggak di kantor. Yaudah diterima dulu saya bilang sama anak buah. Konsumen minta dihitung sekarang kan enggak bisa karena tidak ada orang. ‎Kita baru selesai hitung hari ini, jumlahnya Rp 32.050.000, " kata Suparman.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved