Jalan Gandus Seperti Kubangan dan Berdebu Lagi

Ketika hujan tiba, jalan yang rusak menganga itu dipenuhi genangan air.

TRIBUNSUMSEL.COM/ANDI AGUS TRIYONO
Kubangan air di jalan Gandus Palembang. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Andi Agus Triyono

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Jalan di kelurahan Gandus atau tepatnya di jalan Syakyakirti hingga Lettu Karim Kadir kini kembali rusak parah.

Ketika hujan, jalan berkubang dan ketika panas jalan berdebu.

Pantauan Tribunsumsel,com, Rabu (28/9/2016) banyak titik-titik jalan yang sudah rusak.

Lobang menganga dan aspal mengelupas terlihat di banyak titik di sepanjang jalan tersebut.

Ketika hujan tiba, jalan yang rusak menganga itu dipenuhi genangan air.

Sehingga pengendara yang melintas kesulitan memilih jalan.

Sementara ketika panas, jalan yang rusak banyak mengandung debu.

Ketika kendaraan melintas debu-debu berterbangan. Pengendara terlihat banyak menggunakan masker dan terkadang menutup hidung dan mulut mereka ketika mengendarai motor.

Menurut pengakuan warga, sebenarnya jalan tersebut akhir tahun lalu sudah dibenahi berupa pengaspalan.

Namun kini sudah banyak yang rusak.

Hal itu penyebabnya, menurut warga karena ketidakadanya pembuangan air atau selokan.

Air hujan menggenang di jalanan. Selain itu keberadaan truk-truk bertonase besar sering melintas ditempat itu.

"Gandus semakin hari tambah maju. Jalan ini utama bagi warga Gandus. Kalau rusak seperti ini kami susah. Cuci motor jadi tidak ada gunanya," kata Jon, seorang warga Gandus.

Dia dan warga lain berharap, kerusakan jalan untuk diperbaiki dan membuat selokan di pinggir jalan agar ketika hujan air tidak menggenang di jalan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved