Komplotan Spesialis Pencuri Toko Ponsel Ditembak Polisi

Ternyata, setelah ditangkap komplotan ini merupakan spesialis pencuri toko ponsel dan laporannya tidak hanya ada di Polda.

Penulis: M. Ardiansyah |
TRIBUNSUMSEL.COM/M ARDIANSYAH
Dir Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel TM Silitonga didampingi Kasubdit III Jatanras AKBP Hans Rahmatulloh menunjukan barang bukti yang disita, Selasa (27/9/2016). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Spesialis pencuri ruko yang menjual handphone ditangkap Subdit III Jatanras Polda Sumsel ketika mereka berkumpul untuk kembali melakukan pencurian. Tarmezem (43), Rusli alias Uli (39), dan Rahmat Hidayat (26) ditangkap dan dihadiahi timah panas petugas karena berupaya kabur saat akan ditangkap.

Ketiganya ditangkap di Jalan Perintis Kemerdekaan Palembang, Minggu (29/9/2016) lalu saat akan bersiap beraksi kembali. Mereka ini, merupakan komplotan spesialis pencurian ruko yang menjual ponsel. Alasan mereka mencuri toko ponsel, karena memang lebih mudah untuk dijual kembali.

"Kami mendapat 60 unit ponsel dan semuanya dijual ke Pasar Cinde. Harga saat dijual beragam, sesuai dengan model ponselnya," ujar Tarmezem sambil menahan sakit saat diamankan di Mapolda Sumsel, Selasa (27/9/2016).

Komplotan ini terakhir beraksi di toko ponsel yang berada di Jalan Tegal Binangun Komplek Perumahan Valencia Plaju Darat Palembang. Dengan menggunakan linggis, sajam, perusak kunci dan mobil komplotan ini melancarkan aksinya.

Dari hasil membongkar toko ponsel, barang dijual ke Pasar Cinde dan hasilnya dibagi sesuai dengan peran. Ada yang mendapatkan Rp 700 ribu, Rp 500 ribu dan Rp 650 ribu.

"Aku mau ikut mencuri karena gaji sebagai sopir tidak cukup. Makanya ikut mencuri," ujar Rusli.

Dir Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel TM Silitonga didampingi Kasubdit III Jatanras AKBP Hans Rahmatulloh menuturkan, komplotan spesialis pencuri toko ponsel ini beranggotakan lima orang. Dua tersangka lain dilimpahkan ke Polres Banyuasin karena keduanya juga juga terlibat pidana di sana.

"Dari laporan masyarakat yang masuk, langsung dilakukan penyelidikan. Ternyata, setelah ditangkap komplotan ini merupakan spesialis pencuri toko ponsel dan laporannya tidak hanya ada di Polda tetapi juga di beberapa Polres," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved