ISIS Haramkan Warga Irak Pakai Kaus Pemain Bola dan Klub ini, Jika Dilanggar Ini Hukumannya

Ketahuan memakai kaus Ronaldo dan kaus-kaus terlarang lainnya maka sanksinya adalah hukuman cambuk sebanyak 80 kali cambukan.

Editor: M. Syah Beni
Dailymail
Cristiano Ronaldo rayakan gol usai jebol gawang Osasuna 

TRIBUNSUMSEL.COM- Memakai kaus tim-tim besar sepak bola merupakan hal biasa dan aman-aman saja dilakukan oleh siapa saja. Namun tidak bagi warga Irak. Memakai kaus dari beberapa tim sepak bola bisa mengancam pemakainya.

ISIS telah merilis daftar kaus yang dilarang dipakai oleh warga Irak, termasuk di antara kaus yang tidak boleh dipakai adalah kaus bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo.

Ketahuan memakai kaus Ronaldo dan kaus-kaus terlarang lainnya maka sanksinya adalah hukuman cambuk sebanyak 80 kali cambukan.

Dilansir Marca, sebuah selebaran telah banyak beredar di provinsi Al-Furat di Irak. ISIS telah melarang warga mengenakan kaos sepak bola di seluruh wilayah dari daerah itu. Kaus Real Madrid dan Barcelona termasuk di antara kaus terlarang di sana.

Selain itu, beberapa kaus tim Premier League seperti Chelsea, Manchester United, dan Mancheseter City juga dilarang oleh ISIS.

ISIS juga melarang warga memakai kaus produk dari perusahaan raksasa produsen pakaian olahraga; Nike dan Adidas.

Sehingga mayoritas kaus klub dan kaus dari timnas banyak negara tidak lagi diperbolehkan dipakai di sana. Yang secara jelas ada dalam daftar kaus timnas yang dilarang adalah kaus timnas Inggris, Prancis, Herman, dan Amerika Serikat.

Aturan ini berlaku tidak hanya untuk kaus tim sepak bola saja. Kaus olahraga lain seperti bola basket, tenis, bola voli, dan olahraga lainnya yang diproduksi oleh Nike dan Adidas sama-sama dilarang. Warga yang memakainya sama-sama terancam terkena sanksi.

Sebelumnya, seperti dikutip kompas.com dari lama Iraqi News, ISIS dikabarkan mengeksekusi enam anak laki-laki di provinsi Nineveh, Irak hanya karena mereka bermain sepak bola.

Keenam anak itu dieksekusi di hadapan kumpulan orang dengan menggunakan alat yang biasa digunakan untuk mengelas.

"Keenam anak itu diborgol dan kemudian dilas hingga tewas. Eksekusi ini dilakukan di kota Mosul di hadapan banyak orang," kata seorang sumber kepada situs berita Iraqi News.

Sumber itu menambahkan, eksekusi tersebut dilakukan ISIS untuk menciptakan ketakutan di kalangan rakyat Mosul.

Masih di kota Mosul, ISIS juga menghukum tiga orang dengan hukuman cambuk juga karena ketahuan bermain sepak bola.

"Anggota ISIS menahan tiga orang pemuda yang sedang bermain sepak bola di sebuah lapangan di kota Mosul. Salah satu dari mereka mengenakan kaus (Lionel) Messi," ujar sang sumber.

"ISIS kemudian menjatuhkan hukuman cambuk 30 kali di hadapan banyak orang dan merobek-robek kaus sepak bola bertuliskan nama Messi," tambah dia.

Mosul adalah kota terbesar kedua di Irak yang diduduki ISIS sejak 2014. Dikabarkan pasukan Irak akan menggelar operasi militer untuk merebut kota tersebut pada awal Oktober.

Sumber: SuperBall.id
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved