Astra Motor Sumsel Bagi Tips Aman Berkendara kepada Pelajar

Astra Motor Sumsel kembali menggelar kampanye keselamatan dalam berkendara atau safety di SMA Negeri 3 Palembang

Astra Motor Sumsel Bagi Tips Aman Berkendara kepada Pelajar
TRIBUNSUMSEL.COM/Linda Trisnawati
Suasana edukasi safety riding di SMA Negeri 3 Palembang, Minggu (28/8). 

Laporan wartawan TribunSumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Astra Motor Sumsel kembali menggelar kampanye keselamatan dalam berkendara atau safety riding di SMA Negeri 3 Palembang.

Bertempat di lapangan SMA tersebut, puluhan pelajar antusias mengikuti edukasi safety riding yang dipandulangsung oleh Tim Safety Riding Astra Motor Sumsel (28/8/2016).

"Tujuan diadakan edukasi safety riding ini untuk membangun generasi muda yang tertib berlalu lintas dan proaktif dalam membagikan ilmu safety riding bagi lingkungannya. Selain itu, dengan diadakannya kegiatan ini semakin meningkatkan kesadaran pelajar SMA tentang pentingnya mengutamakan keselamatan berkendara," ujar Kepala Wilayah Astra Motor Sumsel Ronny Agustinus.

Lebih lenjut, Ronny menjelaskan, kegiatan ini terbagi menjadi dua sesi.Sesi pertama pelajar dibekali dengan teori safety riding seperti pengenalan rambu-rambu lalu lintas dan hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum berkendara seperti helm, jaket, celana panjang, sarung tangan dan sepatu.

"Di sesi pertama ini pelajar diberikan teori yang berkaitan dengan hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum berkendara. Posisi tubuh saat berkendara pun harus diperhatikan ketika hendak melajukan kendaraan,"jelasnya.

Sementara itu, di sesi kedua, pelajar diajak praktik di lapangan sekolah untuk menerapkan teori safety riding dengan menggunakan motor Honda All New BeAT eSP.

Salah satu teknik safety riding yang dipraktikkan adalah teknik pengereman, teknik slalom dan teknik keseimbangan. Pelajar yang mengikuti praktik safety riding ini yang sudah diseleksi dan sudah memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

"Hal yang tak kalah penting dalam berkendara adalah fokus. Banyak kecelakaan akibat kelalaian pengendara, seperti memainkan ponsel saat mengemudi. Hal itu sangat dihindarai, karena resiko terjadinya kecelaakaan sangat tinggi,"tandasnya.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved