Kader PAN Diingatkan Tidak Berpolitik Gaduh

Pria yang juga Ketua MPR RI ini meminta, agar Ketua DPW PAN Sumsel Iskandar untuk membangun komunikasi politik dengan baik

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: M. Syah Beni
TRIBUNSUMSEL/ ARIEF B ROHEKAN
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,---Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan mengingatkan kepada seluruh kader partainya, untuk menghentikan segala perbedaan atau politik gaduh, meskipun ketua wilayah/kabupaten itu satu, banyak yang ingin menjadi ketua.

“Lupakan persaingan dan kita luruskan perbedaan ini. Sekarang kita bicara tentang kesenjangan yang menjadi tantangan kader. Saya tidak pernah bosan-bosan mengingatkan, kalau PAN itu lahir dari ibu kandung reformasi, sebagai bentuk koreksi meluruskan cita-cita Indonesia. Saya minta dan ingatkan kader PAN, untuk meluruskan niat dan prilaku menuju kesejahteraan bersama,” katanya, saat menyampaikan pidato politik usai melantik 83 pengurus DPW PAN Sumsel Periode 2015-2020, di Hotel Swarnadwipa, Selasa (2/8).

Pria yang juga Ketua MPR RI ini meminta, agar Ketua DPW PAN Sumsel Iskandar untuk membangun komunikasi politik dengan baik, bukan membangun politik gaduh.

“Kita sudah memilih politisi sebagai profesi. Politisi ini tidak kalah mulianya dengan yang lain. Hanya beda cara kerja. Hal yang dikerjakan politisi itu bukan berapa jam di kantor dan tidak punya gaji. Tapi ukurannya elektabilitas dan popularitas,”ujarnya.

Zulkifli melanjutkan, profesi lain seperti birokrat dan sebagainya punya sistem kerja sendiri, punya jam kerja dan disiplin waktu lainnya. Tapi politisi jangan bekerja seperti birokrat.

“Politisi itu bekerja dengan mengunjungi rakyat, bagaimana penyaluran bantuan sosial bagaimana kesejahteraan rakyat. Kader PAN yang terpilih sebagai anggota dewan, jangan bekerja di kantor saja,” tukasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved