Realisasi Baru 30 Persen, REI Enggan Pangkas Target

"Hingga semester pertama 2016, kita sudah bangun sekitar 4.000 unit rumah baik MBR maupun komersil, dan memang berat untuk mencapai target awal. Namun

TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Ketua DPD REI Sumsel Hariadi (kanan) Benggawan didampingi Sekretaris Bagus Pranaja. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--Pembangunan rumah dalam program nasional Sejuta Rumah terus dilakukan di seantero wilayah Indonesia, termasuk di Sumatera Selatan (Sumsel).

Namun, dari target yang dicanangkan tahun 2016 oleh Dewan Pimpinan Daerah Real Estat Indonesia (DPD REI) Sumsel sebanyak 12.000 unit, hingga semester pertama baru terealisasi sekitar 4.000 unit atau 30 persen.

"Hingga semester pertama 2016, kita sudah bangun sekitar 4.000 unit rumah baik MBR maupun komersil, dan memang berat untuk mencapai target awal. Namun kita berusaha lebih banyak untuk tahun ini,"kata Ketua DPD REI Sumsel Hariadi Benggawan didampingi Sekretaris Bagus Pranaja.

Dari angka tersebut, 90 persen rumah yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sementara 10 persennya disumbang oleh rumah komersil.

Meskipun baru 30 persen, Hariadi tetap optimis kalau capaian pembangunan rumah nanti minimal bisa mendekati angka target dan enggan merivisinya, meskipun untuk merealisasikannya tidaklah mudah.

"Target masih lama, tidak ada revisi. Kita harus optimis meskipun untuk mencapainya berat. Tapi minimal nantinya, sama dengan tahun lalulah sekitar 8.000 unit. Apalagi pada tahun lalu juga hampir sama capaian disemester pertama,"tandasnya.

Hariadi tak menampik jika kendala dalam realisasi pembangunan rumah tersebut, masih diperngaruhi lambatnya ekonomi.

"Faktor selama ini keterlambatan ekonomi, sehingga daya beli masyarakat belum naik baik MBR juga,"tuturnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved