Bocah Obesitas 119 Kilogram
Rizki Jadi Pasien Pertama Kasus Obesitas Ekstrem di RSMH
"Ini tidak gampang, akan kita lakukan secara komprehnsif untuk mencari penyebabnya, tidak bisa kita kurang-kurangi makan, nah ini kita mencari penyeba
Laporan Wartawan Tribun Sumsel, Siemen Martin
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Rizki Rahmat Ramadan bocah berusia 11 tahun yang mengalami obesitas dengan bobot 119 kilogram.
Menjadi pasien pertama dalam kasus obesitas ekstrem di wilayah Sumsel.
Tim dokter akan berusaha sekuat tenaga untuk menyembuhkan Rizki dengan program diet sehat.
"Ini tidak gampang, akan kita lakukan secara komprehnsif untuk mencari penyebabnya, tidak bisa kita kurang-kurangi makan, nah ini kita mencari penyebab dari dalam semisal kelainan hormonal," kata Dr Aditiawati.
Selain itu, dalam penanganan metode perawatan tim dokter juga sudah memikirkan akan merubah konsep ruangan. Sehingga pasien akan nyaman dan tidak ribut minta pulang.
Bahkan untuk sekedar mengangkat dan menegakkan badan warga Talang Ratu Palembang ini, dibutuhkan kekuatan 5 sampai 6 orang dewasa.
Rizki dalam menjalani perawatan hanya bisa berteriak dan matanya tak terlihat karena tertutup gumpalan daging di dekat matanya.
Namun terlihat juga dia senang dikunjungi oleh kerabat dan saudaranya.
Dijelaskan Sailah ibunda Rizki, kebiasaan makan sebelum tidur menjadikan tubuh Rizki obesitas, selain itu anak ketujuhnya tersebut setiap hari tidur diatas pukul 01.00, sehingga memacu untuk makan terus.
Akibat tubuhnya yang terlalu besar, Rizki saat ini tak sekolah.
Rizki hanya bisa berbaring seraya bermain game dari gadgetnya, selain itu berendam untuk mendinginkan suhu tubuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/rizki-rahmat-ramadan-11-obesitas-2_20160721_140944.jpg)