Menhan Peringatkan Kapal Indonesia Tidak Melintas di Filipina

Ryamizard Ryacudu berencana memanggil perusahaan pemilik kapal, maupun perusahaan batu bara untuk mengingatkan agar tidak melintasi perairan Filipina

Menhan Peringatkan Kapal Indonesia Tidak Melintas di Filipina
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF B ROHEKAN
Menhan RI Ryamizard Ryacudu saat tiba di Griya Agung Palembang, Jumat (13/2/2015) malam 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berencana memanggil perusahaan pemilik kapal, maupun perusahaan batu bara untuk mengingatkan agar tidak melintasi perairan Filipina yang rawan terjadi perompakan.

"Nah besok, Kemenhub kemudian yang punya batu bara itu saya akan kumpulkan, saya arahkan, jangan bandel," ujar Ryamizard di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (29/6/2016).

Ryamizard mengatakan, sudah ada larangan agar kapal-kapal pengangkut batu bara atau lainnya tidak melintas dulu di perairan Filipina, namun tetap saja dilakukan sehingga terjadi lagi penyanderaan terhadap 7 WNI.

"Sebetulnya sudah ada larangan, ini bandel saja," kata Ryamizard.

Menhan menegaskan agar perusahaan pemilik kapal maupun batu bara disiplin, mengikuti larangan yang telah digaungkan Pemerintah agar tidak terjadi lagi peristiwa perompakan disertai penyanderaan.

"Kalau bandel percuma saja, dia lewat enggak aman, ya kejadian lagi," tutur Ryamizard.

Editor: Muhamad Edward
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved