Ketika Jokowi Mengerjai Warga Batang

Di sela sambutan, Jokowi memanggil warga untuk ditanyai. Salah seorang pria, Sobirin, maju ke atas panggung. Jokowi kemudian meminta Sobirin melafalka

Fabian Januarius Kuwado
Presiden Joko Widodo saat meresmikan percepatan proyek Tol Batang-Semarang, Jumat (17/6/2016). 

TRIBUNSUMSEL.COM, BATANG - Presiden Joko Widodo mengerjai dua warga Batang, Jawa Tengah. Momen itu terjadi saat Jokowi menyampaikan kata sambutan dalam acara percepatan proyek pembangunan Tol Batang-Semarang, Jumat (17/6/2016) pagi.

Di sela sambutan, Jokowi memanggil warga untuk ditanyai. Salah seorang pria, Sobirin, maju ke atas panggung. Jokowi kemudian meminta Sobirin melafalkan lima sila Pancasila.

"Pancasila ya. Bismillahirrohmanirrohim," ujar dia mengawali jawabannya.

Dengan suara lantang dan lafal yang jelas, pria bersendal jepit dan mengenakan kaus kerah itu mampu mengucapkan Pancasila. Tepuk tangan meriah mengiringinya.

Setelah sempat memuji Soborin, Jokowi diam beberapa saat. Rupanya momen itu membuat Sobirin menjadi canggung. Ia mengira Jokowi akan langsung memberikannya hadiah.

Dengan nada malu-malu, Sobirin bertanya, "dapat hadiah atau enggak, Pak?"

Seluruh tamu undangan tertawa. Jokowi mulai mengerjainya.

"Dapat hadiah apa?" tanya Jokowi.

"Ya, apa saja. Karena saya tadi ndak keliru, jadi bagus," jawab Sobirin dengan penuh percaya diri.

Akhirnya, Jokowi mengeluarkan amplop dan menyerahkan ke Sobirin. Tanpa malu-malu, ia menerimanya dan langsung dimasukkan ke dalam kantong celana. Aksi Sobirin menuai gelak tawa tamu.

Tidak hanya Sobirin, warga lain, Riska, juga dikerjai Presiden. Usai melafalkan Pancasila sesuai 'kuis' Presiden, dia didiamkan beberapa saat sampai Riska menagih hadiahnya.

"Ada hadiahnya enggak, Pak?" Riska menagih sambil tertawa menutup mukanya.

Akhirnya, Jokowi juga memberikan amplop kepada Riska.

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved