Istri Jamie Vardy Terkena Semprotan Gas Air Mata saat Terjebak Kerusuhan Suporter,

Nasib sial harus dialami oleh Rebekkah Vardy, istri penyerang Leicester City, Jamie Vardy kala ingin menonton laga Inggris Vs Rusia.

Leon Neal / AFP
Kerusuhan Piala Eropa 2016 

TRIBUNSUMSEL.COM-Nasib sial harus dialami oleh Rebekkah Vardy, istri penyerang Leicester City, Jamie Vardy kala ingin menonton laga Inggris Vs Rusia.

Rebekkah terjebak dalam kerusuhan yang melibatkan suporter kedua tim. Dirinya bahkan terkena semprotan gas air mata yang disemprotkan polisi.

Kejadian tersebut, diceritakan Rebekkah melalui akun Twitter resminya.

"Berada disana merupakan kejadian terburuh selamanya pada laga tandang! Disemprot gas air mata tanpa alasan, dikurung dan diperilakukan seperti binatang! Mengejutkan," cuit Rebekkah.

Rebekkah menceritakan bahwa pihak kepolisian mengunci pintu stadion sehingga para suporter tidak bisa menghindari gas air mata.

"Saya menjadi saksi mata! Saya tidak bisa mengomentari pada hal yang tidak saya lihat tapi saya terjebak pada hal yang tidak bisa dijelaskan." lanjut cuit Rebekkah.

"Dan ini terjadi sebelum laga bahkan hingga kick off."

Bentrok antarsuporter terjadi di luar Stade Velodrome jelang laga Inggris vs Rusia. Suporter Inggris dan Rusia saling lempar botol dan kursi.

Tak hanya saling lempar, keduanya juga mengarahkan sasaran pada polisi antihuru-hara Prancis yang sedang berjaga-jaga.

Selain itu, pendukung Inggris dan Rusia juga berkelahi dengan penduduk lokal di Vieux Port (Pelabuhan Lama) Marseille, Prancis, di mana sebagian orang menggunakan kursi dan meja kafe sebagai senjata.

Petugas keamanan darurat Marseille mengatakan, satu orang menderita serangan jantung saat serangkaian perkelahian itu berlangsung, dan dia langsung dilarikan ke rumah sakit, sedangkan satu orang penggemar Inggris berusia paruh baya mengalami gegar otak.

Sejumlah truk penyemprot air (water cannon) dikerahkan dan puluhan polisi bersenjata tongkat diturunkan ke jalan-jalan sambil menembakkan gas air mata untuk memecah kerumunan massa.

Puluhan pendukung kedua tim tersebut memadati Marseille menjelang pertandingan. Kaca-kaca pecah dan puing-puing menghiasi sebagian jalan dan trotoar di dekat pub Green Victoria, salah satu titik panas perkelahian antara para penggemar Inggris, Rusia, dan Prancis pada Kamis dan Jumat lalu.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved