Pedagang Jajakan Barang di Trotoar, Hak Penjalan Kaki Dirampas

para pedagang ini dengan santainya meletakan barang dagangannya di trotoar jalan yang ada didepan los mereka.

TRIBUNSUMSEL.COM/RETNO WIRAWIJAYA
Pedagang di pasar atas menjajakan barang dagangan mereka di trotoar jalan, yang merupakan hak pejalan kaki. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA - Hak pejalan kali secara tidak langsung dirampas pedagang yang ada di Pasar Baru, Kelurahan Kemala Raja, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Pasalnya, tidak sedikit pedagang membangun lapak persis di bibir trotoar menjajakan dagangan mereka di trotoar.

Kondisi ini tentunya, membuat penjalan kali kesulitan untuk melintas.

Pantauan Tribunsumsel.com di lapangan, Rabu (25/5), para pedagang ini dengan santainya meletakan barang dagangannya di trotoar jalan yang ada didepan los mereka.

Kondisi ini juga membuat pasar terlihat semrawut, pengunjung pasarpun kesulitan melintas dan terpaksa melewati jalan aspal untuk mencari barang yang diinginkan.

Kondisi ini diakui pengunjung pasar sudah lama terjadi. Namun, seakan dilakukan pembiaran oleh pihak pengelolah pasar.

Disisi lain pantauan dilapangan, jalan aspal di depan trotoar jalan hampir separuh jalan digunakan untuk parkir kendaraan.

Kondisi ini membuat jalan meneyempit. Untuk kendaraan roda empat, tidak bisa lagi melintas. Jangankan sesama mobil, untuk melintas dengan bentorpun tidak bisa.

"Setahu saya sudah lama kondisi ini terjadi. Harapan kita sebagai warga dan pengunjung pasar, seharusnya trotoar ini di fungsikan sesuai peruntukan. Sehingga kedepan pengunjung nyaman ke pasar. Kalau seperti ini kan kita ngeri-ngeri, melintas, takut ditabrak bentor," kata Irhan pengunjung pasar.

Disamping itu, terlihat disepanjang jalan pasar itu terdapat sekitar belasan los. Ukuran tidak terlalu besar, lebih kurang 2 meterx1,5 meter.

Pedagang yang tidak mau disebut namanya, disana mengaku, bagaimana tidak meletakan dagangan ke trotoar. Sebab los yang mereka tempati begitu kecil.

"Kecil los kami ni. Kalau tidak di trotoar dimana lagi kami meletakan barang dagangan. Lagian trotoar inikan, lokasinya tepat di depan los kami," kata pedagang, sampai saat ini mereka belum pernah ditegur oleh pengelolah pasar.

Sementara pihak pengelola Pasar Baru sendiri saat hendak dikonfirmasi, yang bersangkutan tidak ada di kantor. Nomor telepon juga saat dihubungi tidak aktif.(rws)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved