Indonesia Darurat Pemerkosaan

Kasus 'Gagang Cangkul' Dilatari Motif Asmara, Pelaku Jengkel Dikatai Jelek

ketiga pelaku memiliki motif berbeda dalam melakukan pembunuhan sadis

Kasus 'Gagang Cangkul' Dilatari Motif Asmara, Pelaku Jengkel Dikatai Jelek
Warta Kota/Bintang Pradewo
Tiga tersangka pembunuh Enno Farihah (19), karyawati yang dibunuh secara keji di kamar kosnya di kawasan Dadap, Kosambi, Tangerang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Motif pembunuhan sadis terhadap Enno Fariha (18), buruh PT Polyta Global Mandiri, Kosambi, Dadap, Tangerang, Banten akhirnya terkuak.

Penyidik Polsek Teluk Naga, dan Polda Metro Jaya bersama Mabes Polri mengungkap pembunuhan sadis itu berlatar belakang asmara.

Tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni Rar alias Arif alias Dayat, Ra alias Alim, IH alias Ilham.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan ketiga pelaku memiliki motif berbeda dalam melakukan pembunuhan sadis terhadap perempuan asal Serang, Banten tersebut.

"Rar sering dikatai jelek atau pahit oleh korban, RAI karena ditolak ajakan bersetubuh, sementara IH karena berkali-kali ditolak oleh korban," ujar Kombes Awi.

Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti mengatakan ketiga pelaku menyukai korban. Ketiganya mendekati korban namun ditolak.

"Berdasarkan bukti keterangan, ketiganya berusaha melakukan pendekatan pada korban, tapi korban tidak mau," katanya.

"Untuk pelaku Alim yang dibawah umur akan dimasukkan atau dilapis undang-undang perlindungan anak, biar nanti hakim yang menentukan," tambah Krishna.

90 Persen Cangkul Masuk

Krishna melanjutkan sesuai pemeriksaan luar korban Enno banyak luka terbuka hampir di seluruh bagian tubuh.

Halaman
123
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved