Leicester City Buat Rugi Rumah Judi
Kesuksesan Leicester Citymenjuarai Premier League 2015/16 tidak hanya melukai hati klub-klub besar Premier League.
TRIBUNSUMSEL.COM-Kesuksesan Leicester Citymenjuarai Premier League 2015/16 tidak hanya melukai hati klub-klub besar Premier League. The Fox juga berhasil membuat rugi rumah-rumah judi di Inggris.
Ketika Premier League 2015/16 dimulai, Leicester Citybukan tidak masuk dalam bursa calon juara. Dalam rasio judi, peluang The Fox hanya 5.000-1, namun ada 47 penjudi yang menaruh uang mereka untukLeicester City di Ladbrokes.
Separuh dari mereka memilih menarik uang mereka lebih awal. Seorang pendukung Leicester City mendapat 72 ribu pound sterling, Rp 1,3 miliar, dari taruhan 50 pound sterling. Pendukung ini seharusnya bisa mendapat 250 ribu pound sterling, Rp 4,8 miliar, jika mempertahankan uangnya sampaiLeicester City juara.
Joe Crilly, dari rumah judi William Hill, menggambarkan kesuksesan Leicester City menjuarai Premier League sebagai olahraga paling mengecewakan sepanjang masa. Alex Donohue, dari Ladbrokes, mengatakan peristiwa ini sebagai pembayaran terbesar yang pernah dikeluarkan oleh perusahaannya.
"Ini bukan satu pertandingan seperti Jepang mengalahkan Afrika Selatan di rugbi, ini adalah usaha sepanjang musim dan kami para rumah judi terus percaya itu tidak mungkin sampai beberapa pekan terakhir," tutur Crilly kepada BBC.
Crilly mengatakan The Fox kali pertama menjadi unggulan di rumah judi pada akhir Maret ketika mereka unggul lima angka di puncak klasemen. Menurut Crilly, setelah peristiwa itu rumah juditetap skeptis terhadap kemampuan The Fox untuk meraih gelar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/leicester-city-juara-liga-2_20160503_110949.jpg)