Inilah Daftar Kasus Prostitusi di Palembang yang Berhasil Diungkap

Terbongkarnya kasus prostitusi yang didalangi seorang mucikari berinisial BD (18) yang juga tercatat sebagai pelajar SMA di Palembang

TRIBUNSUMSEL.COM-Terbongkarnya kasus prostitusi yang didalangi seorang mucikari berinisial BD (18) yang juga tercatat sebagai pelajar SMA di Palembang, Kamis (28/4/2016)  menambah rentetan berbagai kasus prostitusi di kota Palembang.

Berikut beberapa kasus prostitusi yang dibongkar oleh jajaran Polda Sumsel dan Polresta Palembang:


Polda Sumsel Bongkar Prostitusi Online Tarif Jutaan Rupiah (13/5/2015)

Polda Sumatera Selatan ikut membongkar jaringan prostitusi melalui dunia maya itu, Rabu 13 Mei 2015  satu wanita yang diduga menjadi muncikari berinisial E (25), warga Kecamatan Kemuning, Palembang, Sumatera Selatan. E ditangkap petugas, setelah dipancing oleh polisi yang menyamar sebagai pelanggan.

Berdasarkan keterangan tersangka E, untuk sekali kencan dengan wanita-wanita pekerja seks binaan E, para pelanggan harus merogoh kocek paling rendah Rp2 juta. Umur para wanita yang ditawarkan bervariasi, mulai dari di bawah 18 tahun sampai 20 tahun ke atas. Pelanggannya berasal dari kalangan pejabat di Sumsel

Risma Mucikari Omset Jutaan Rupiah, Pekerjakan PKS ABG Senin, 8 Juni 2015 13:38

Subdit IV Ditreskrimum Polda Sumsel berhasil membekuk seorang mucikari bernama Risma Ghariny (30) di salah satu hotel Jl Veteran Palembang, Jumat (5/6/215). Risma dibekuk saat mengantarkan seorang perempuan yang ia jadikan PSK ke lokasi penangkapan.

PSK yang diperkerjakan Risma bertarif Rp 1,5 hingga Rp 2,5 juta. Untuk memasarkan PSK yang ia miliki, Risma menggunakan Blackberry Messenger (BBM) dan juga melalui SMS. Selain itu, ia juga menggunakan jasa sopir taksi untuk mencarikan pelanggan. PSK yang ia miliki seluruhnya di bawah umur 20 tahun.

Mucikari Kalangan Pelajar-Mahasiswa Diciduk (19 may 2015).

Subdit IV Remaja, Anak dan Wanita (Renata) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel berhasil mengungkap prostitusi via Blackberry Messenger (BBM), yang pelakunya sehari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga (IRT) dengan inisal TH (43). memperkejakan pelajar dan mahasiswi sebagai pekerja seks komersial (PSK),

Halaman
12
Penulis: Muhamad Edward
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved