Sejak Tahun 1960 Masjid ini Keukeuh Tidak Gunakan Pengeras Suara
Suara azan hanya terdengar di lingkungan sekitar masjid.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
TRIBUNSUMSEL.COM, PURWAKARTA - Berdiri sejak 1960 di Kampung Ciganea, Desa Mekargalih, Kecamatan Jatiluhur Kabupaten Purwakarta, Masjid As Salaf tidak seperti mesjid pada umumnya yang menggunakan pengeras suara.
Meski masjid, bangunannya layaknya rumah biasa, tanpa kubah atau speaker masjid yang biasa dipasang di atap luar bangunan masjid.
Saat jam sembahyang, muazin menunaikan tugasnya mengumandangkan azan.
Suara azan hanya terdengar di lingkungan sekitar masjid.
Namun, itu tidak mengurangi jemaah yang datang
"Masjid ini berdiri sejak 1960 lalu pindah kesini 1992 karena tempat lama tergusur pembangunan Tol Cipularang.
Dan masjid ini sejak 1960 sampai sekarang tidak gunakan pengeras suara untuk kumandangkan azan atau pengajian," ujar KH Hasan Basri (50), pengelola mesjid itu kepada Tribun di kediamannya, Senin (28/3/2016).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/masjid-tanpa-pengeras-suara_20160329_081812.jpg)