Sudirman Said, Bilang PALI Punya Potensi Energi

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, mengunjungi sumur minyak di Desa Talang Akar, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI yang dahu

TRIBUNSUMSEL.COM/ARI WIBOWO
Menteri ESDM (dua dari kiri), GM Pertamina Asset II, Ekariza, Bupati PAL, Ir Heri Amalindo, MM dan Gubernur Sumsel, Ir Alex Noerdin, saat mengunjungi SPU 10 Talang Akar, Minggu(20/3/2016) 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ari Wibowo

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, mengunjungi sumur minyak di Desa Talang Akar, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI yang dahulu pada tahun 1918 produksi minyak terbesar di Asia Pasifik, Minggu(20/3) sore.

Pantau Tribunsumsel.com, General Manejer (GM) Pertamai Asset II, Ekariza memaparkan tentang produksi minyak di wilayah PALI dihadapan menteri ESDM, Gubernur Sumsel, Bupati PALI dan perwakilan Satuan Kerja Khusus (SKK) Minyak dan Gas(Migas) Sumatera Bagian Selatan(Sumbagsel).

Melihat stasiun Pamping (pompa minyak) stasiun 75 dan Stasiun Pengumpulan Utama (SPU) 10 di Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi. Sambil melihat Pamping.

"Kunjungan menteri ESDM bagi kami sangat berkenan, di mana pak menteri meluangkan waktunya untuk melihat potensi Migas (Minyak dan Gas) di Kabupaten PALI," kata Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM, ketika dijumpai Tribun, di Eks Bandara Stanvac Pendopo, Minggu(20/3/2016)

Heri sangat berharap dengan kunjungan ini bisa membuka peluang bagi Kabupaten PALI seperti membuka sumur Migas baru dan mengoptimalkan produksi sehingga pendapatan Dana Bagi Hasil (DBH) PALI meningkat dari tahun sebelumnya.

"Kita sebagai DOB sangat diperhatikan oleh pak menteri, kita berharap dengan kunjungan ini, dapat membuka kilang mini (kecil) terbentuk dan mengoptimalkan produksi Migas, sehingga DBH meningkat," jela Heri.

Sementara itu, menteri ESDM Sudirman Said mengatakan Kabupaten PALI mempunyai potensi energi (Migas) tidak menutup kemungkinan Kabupaten PALI akan dibangun kilang minyak mini (kecil) dan mengoptimalkan sumur tua di Kabupaten PALI.

"PALI salah satu potensi energi, ada Pertamina Pendopo, jadi yang menarik harga minyak turun dratis, mereka secara maksimal biaya produksi dan saya dengar tadi ada program penghematan biaya produksi," kata Sudirman Said.

"Sumur tua (Migas) harus di optimalkan dan kebijakan akan diserahkan Pertaminan kalau tidak mempunyai biaya secara ekonomis, maka diserahkan BUMD PALI, skema itu kita lagi rancang," katanya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved