Retas Foto-foto Telanjang Para Artis, Pria Ini Diseret ke Pengadilan

Seorang pria di Amerika Serikat bernama Ryan Collins harus berhadapan dengan hukum karena meretas sejumlah akun

Retas Foto-foto Telanjang Para Artis, Pria Ini Diseret ke Pengadilan
BBC
ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM-Seorang pria di Amerika Serikat bernama Ryan Collins harus berhadapan dengan hukum karena meretas sejumlah akun iCloud dan Gmail milik para selebriti. Tak hanya itu, dia juga mencuri foto-foto serta video bugil para pesohor itu.

Berdasarkan berita yang dikutip BBC Indonesia, Rabu (16/3/2016), pihak berwenang di AS menyatakan bahwa Ryan Collins sudah mengakui pelanggaran yang dilakukannya.

Selanjutnya, para jaksa telah merekomendasikan agar lelaki itu dihukum penjara selama 18 bulan, tetapi tak menutup kemungkinan divonis lima tahun penjara.

Departemen Kehakiman mengatakan, Collins yang berasal dari Pennsylvania ini telah membobol lebih dari 100 akun antara bulan November 2012 dan September 2014.

Pria berusia 36 tahun itu diduga telah mencuri username dan password melalui e-mail palsu. Biasanya dia berpura-pura menjadi perwakilan Google atau Apple untuk meminta rincian login orang yang disasar.

"Terdakwa menggunakan banyak alamat e-mail penipuan yang dirancang terlihat seperti akun keamanan yang sah dari berbagai penyedia layanan internet, termasuk, misalnya, email.protection318@icloud.com, noreply_helpdesk0118@outlook.com, dan secure.helpdesk0119@gmail.com," kata seorang pejabat pengadilan.

Collins dituduh mengakses setidaknya 50 akun iCloud dan 72 akun Gmail. Setelah ia mengelabui para pemilik akun, dia mencari informasi melalui data online si korban.

"Melalui e-mail penipuan, terdakwa juga dapat mengakses penuh akun iCloud Apple milik banyak korban, termasuk setidaknya 18 selebriti. Banyak dari mereka tinggal di daerah Los Angeles," demikian tertulis dalam dokumen pengadilan negara.

"Banyak dari informasi ini berisi foto-foto dan video-video telanjang."

Memang tidak ada nama para selebriti yang tercantum, tetapi serangan itu bertepatan dengan diunggahnya foto-foto sejumlah bintang, seperti Jennifer Lawrence, Kate Upton, Mary Elizabeth Winstead, dan deretan artis lainnya di internet pada tahun 2014.

iCloud pun dipersalahkan atas pelanggaran yang terjadi pada saat itu. Para penyelidik tak menemukan bukti apa pun yang bisa menjerat Ryan sebagai penyebar foto-foto itu di internet.

"Dengan mengakses bagian yang paling intim dari kehidupan pribadi para korban secara ilegal, Collins telah melanggar privasi mereka dan mengakibatkan tekanan emosional, rasa malu, dan perasaan tidak aman," kata David Bowdich, Asisten Direktur Kantor FBI di Los Angeles.

"Kami akan terus melihat dari kedua sisi, baik selebriti maupun para korban dari semua lapisan masyarakat yang menanggung konsekuensi dari tindak kejahatan ini," kata dia lagi.

Dia lantas mendorong para pengguna internet untuk memperketat password dan bersikap skeptis ketika membalas e-mail yang meminta informasi pribadi.

David menambahkan, kasus terhadap Collins adalah bagian dari penyelidikan yang tengah berlangsung. Dia juga mengindikasikan bahwa mungkin akan ada penangkapan-penangkapan lebih lanjut terkait kasus yang sama.

Editor: Muhamad Edward
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved