Bursa Calon Wawako Palembang
Soal Adik Romi Herton Jadi Wakil Wali Kota, ini Analisa Pakar Politik
peluang Fitrianti Agustinda (Finda) adik Romi Herton tetap terbuka asalkan
TRIBUNSUMSEl.COM, PALEMBANG- Harnojoyo selama ini selalu berpegang pada pendiriannya untuk mengakomodir usulan nama-nama calon dari partai pengusung.
Kejelasan siapa yang akan mendapinginya di sisa jabatan sempat lama mandek karena dia mengaku belum menerima usulan nama dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Romi Herton-Harnojoyo pada pemilihan 2013 lalu diusung lima partai politik. Selain PDI Perjuangan dan Partai Demokrat, ada juga PKS, PAN, dan PPP.
Dengan demikian balon wawako yang bakal bertarung Yudha Rinaldi diusung PDIP, Yudi F Bram diusung PAN. Sementara Demokrat, PPP, dan PKS belum mengajukan nama.
Menurut pengamat politik Unsri, Dr Febrian, peluang Fitrianti Agustinda (Finda) adik Romi Herton tetap terbuka sepanjang koalisi pendukung RH-Harno tetap solid.
"Dengan catatan sepanjang tidak ada ada yang mempersoalkan semua bisa terjadi," katanya.
Asalkan tetap berpegang pada legalitas, kata Febrian, Finda dapat saja diusung oleh Partai Demokrat.
Sementara Ketua DPD PAN Palembang mengaku semakin percaya diri (pede) dan optimis setelah Panitia Khusus (Pansus) DPRD Palembang yang merevisi tata tertib.
Apalagi, dalam Tatib tersebut rencana pemilihan Wawako Palembang mekanisme pencalonan langsung ke DPRD dan menutup peluang dari partai gurem yang pada Pilkada Palembang 2013 lalu mengusung pasangan Romi-Harnojoyo.
"Kami menyambut baik paripurna pansus Tatib yang sudah ketuk palu, dan diserahkan ke Pemprov untuk disahkan. Kami juga mengharapkan hasil paripurna tersebut dapat dijadikan acuan dan dilaksanakan secepatnya, sehingga polemik dan kegaduhan di Pemkot dan DPRD Palembang selama ini hilang," katanya.
Dijelaskan Yudi, adanya polemik mekanisme pemilihan Wawako Palembang selama ini membuat kegaduhan di roda Pemerintahan kota Palembang, sehingga kinerjanya terganggu.
Ia juga tidak mempermasalahkan jika aturan mekanisme pemilihan menggunakan yang mana, baik DPRD atau Walikota. Namun, dengan adanya kejelasan Tatib untuk pemilihan Wawako itu, menjadikan Harnojoyo tidak akan jomblo lagi.
"Jadi, menggunakan mana aturan mana saja tidak masalah, asal sesuai koridor hukum, sebab soal PP (Peraturan Pemerintah) itu sebagai acuan saja dalam Pemilihan Wawako," katanya.
Anggota fraksi Hanura Amanat Bulan Bintang (HABB) di DPRD Palembang Ishak Yasin mengatakan, tatib itu nantinya akan diteliti dan dikaji Pemprov Sumsel dahulu sebelum nantinya disahkan.
"Jadi hasil Pansus tatib itu bisa saja direvisi atau tidak. Kalau sudah disahkan nanti akan dibentuk Pansel untuk melaksanakan proses pemilihan Wawako Palembang yang kemungkinan dilaksanakan pada akhir Maret atau April mendatang," ujar Ishak. (wan/arf)
One Man One Vote DPRD KOTA PALEMBANG
Pengusung Romi-Harno
- PDIP 9 kursi
- Demokrat 7 kursi
- PAN 3 kursi
- PKS 3 kursi
- PPP 2 kursi
Non Pengusung
- Golkar 6 kursi
- Nasdem 5 kursi
- Gerindra 5 kursi
- PKB 5 kursi
- Hanura 3 kursi
- PBB 2 kursi
Bakal Cawawako
PDIP: Yudha Rinaldi
PAN: Yudi F Bram
Demokrat: Chairul S Matdiah
PPP: ?
PKS: ?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/walikota-palembang-harnojoyo-duduk_20151112_163840.jpg)