MUI Sumsel: LDII Tidak Sesat

“Jika ada penyimpangan, MUI, tidak menempatkan LDII pada posisi 27 dari 86 ormas keagamaan di Indonesia,” ujarnya.

zoom-inlihat foto MUI Sumsel: LDII Tidak Sesat
TRIBUNSUMSEL.COM/MOCHAMAD KRISNARIANSYAH
Ketua MUI Sumsel, KH Sodikun didampingi ketua LDII kota Palembang Rahmang Padamulya saat menghadiri undangan pengajian akbar di masjid Al Fatah bukit kenten, minggu (21/2/2016).

Laporan Wartawan Tribunsumsel.Com,Mochamad Krisnariansyah

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG -- Kabar miring akan penilaian “ sesat” terhadap ormas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di nyatakan tidak benar.

Pasalnya, dari beragam isu yang beredar Ternyata tak sesuai dengan fakta yang ada, apalagi LDII sudah menjadi bagian dari ormas yang ada dibawah MUI.

Hal ini disampaikan langsung oleh ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) sumsel, Dr KH Sodikun usai menghadiri undangan pengurus LDII kota Palembang dalam pengajian akbar , Minggu (21/2/2016) di Masjid Al Fatah Bukit Kenten palembang.

Sodikin menegaskan,pihaknya mengaku prihati dengan isu yang beredar akan penyimpangan LDII. Pasalnya, LDII merupakan bagian dari MUI.

“Jika ada penyimpangan, MUI, tidak menempatkan LDII pada posisi 27 dari 86 ormas keagamaan di Indonesia,” ujarnya.

Sambung ia menjelaskan, isu tentang penyimpangan itu adalah cerita lama yang seharusnya tidak perlu diungkit lagi. LDII telah banyak berkontribusi untuk masyarakat dan pemerintah.

Sehingga dirasakan tak perlu mengangkat cerita cerita negative yang belum tentu kebenarannya. “Disinilah fungsi media, untuk membentuk opini masyarakat,” ujarnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved